Cakka: Saya Tak Bisa Dipisahkan dengan Toraja – Radar Selatan

Radar Selatan

Politik

Cakka: Saya Tak Bisa Dipisahkan dengan Toraja

MAKALE, RADARSELATAN.CO.ID — Bupati Luwu Andi Mudzakkar (Cakka) mempertegas sikapnya terkait pluralisme dan keberagaman. Itu disampaikan saat didaulat memberi sambutan di rapat kerja FKPPI Tana Toraja, Senin (04/09/17) siang.

Di depan Ketua Dewan Penasehat PD FKPPI Sulsel, Ichsan Yasin Limpo, Dandim 1414, Plt Sekda, Ketua PC FKPPI Toraja, serta ratusan pengurus dan anggota Forum Komunikasi Putra-putri TNI/Polri (FKPPI), Cakka mengurai kebanggaannya bisa aktif di organisasi kemasyarakatan ini.

Pasalnya, sejak dulu sampai sekarang, FKPPI sudah tuntas membahas kebhinekaan. Baik tentang Pancasila, undang-undang dasar, serta semangat nasionalisme. Sehingga tak ada lagi yang mesti diperdebatkan.

“Di FKPPI kita tidak lagi mempersoalkan Pancasila, undang-undang dasar, dan kebhinekaan. Ini harga mati buat kita,” tegas Cakka yang berulangkali mendapat aplaus di ruangan berkapasitas 500 orang itu.

Meski tergolong singkat, namun sambutan Cakka ini mampu dipahami oleh warga di Toraja. Apalagi, pasangan Ichsan Yasin Limpo ini berbicara menggunakan bahasa Toraja, sebagai tanda bahwa ia memang punya kedekatan khusus dengan warga di kabupaten tujuan Pariwisata tersebut.

Tak hanya itu, Cakka juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bernostalgia. Mengingat, ia lahir dekat perbatasan di Toraja, serta punya orang tua angkat di Tana Toraja.

“Saya punya orang tua angkat di Toraja. Sejak kecil sampai sekarang, hubungan itu terawat. Itu sebabnya saya dekat dan tidak bisa dipisahkan dengan warga Toraja,” kata Cakka.

Di samping itu, selama dua periode menjadi bupati, hubungan persaudaraan dan keberagaman begitu terjaga, termasuk bagaimana memperlakukan orang Toraja seperti saudara. “Silakan tanya ke saudara-saudara kita yang ada di Luwu. Jangan ragukan kami soal keberagaman,” terang Cakka yang lagi-lagi mendapat aplaus.

Dalam kesempatan itu, Cakka yang menjabat ketua FKPPI dan Ketua PMI Luwu, ikut menceritakan pengalamannya saat kuliah program magister di UKIP Paulus. Pasalnya di universitas ini, ia banyak berinteraksi dengan sejumlah tokoh Tana Toraja.

Sebelum menutup, Cakka meminta izin kepada IYL untuk menggunakan bahasa Toraja. “Tae’ dikka sengku’, anna kamu ri indo, ambeku, na sangsiuluranku la kukampai tu dukunganmi (saya tidak punya uang, hanya ibu, bapak, dan saudaraku yang saya harapkan dukungannya),” ungkap Bupati Luwu ini.

Terkait sambutan Cakka, Warga Toraja, Anthony, mengaku semakin yakin memberikan dukungan ke IYL-Cakka di Pilgub Sulsel. Alasannya, figur Cakka memang menghargai pluralisme.

“Saya hanya pernah dengar dari mulut orang, bahwa Pak Cakka beda dengan saudaranya yang lain. Hari ini saya sudah dengar langsung, dan tidak ada lagi keraguan soal beliau,” tegas Anthony di sela-sela kegiatan.

Sekadar diketahui, selain di Toraja, IYL dan Cakka juga akan menghadiri apel siaga Abdi Merah Putih (AMP) di Lapangan Bakti, Toraja Utara. Keduanya hadir sebagai pendiri sekaligus pembina AMP Sulsel. (rls)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!