Janji Warga Jadi PNS, Pejabat di Bulukumba Ditetapkan Tersangka – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Janji Warga Jadi PNS, Pejabat di Bulukumba Ditetapkan Tersangka

Ilustrasi (Int)

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Kepolisian sektor (Polsek) Kajang, Bulukumba, telah menetapkan kepala seksi (Kasi) Pemerintahan Kantor Camat Kajang, Kamaluddin, menjadi tersangka atas kasus penipuan. Tersangka mengiming-imingi korban menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan menyetor uang, namun tak kunjung diangkat hingga sekarang.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menyebutkan, jumlah korban dalam kasus penipuan yang dilakukan oleh Kasi Pemerintahan Kajang sebanyak 14 orang. Setiap korban sudah membayar sampai Rp40 juta, sehinga total uang mencapai Rp560 juta lebih. Beberapa tahun korban tak kunjung lolos menjadi PNS, akhirnya melapor ke Mapolsek Kajang.

 

“Iya, ada kasus penipuan wilayah hukum Kajang. Dia sudah ditetapkan menjadi tersangka,” ujar Kapolsek Kajang, AKP Syamsul Bahri, Kepada Wartawan RADAR SELATAN, Minggu, 3 September.

Menurut dia, berkas tersangka sudah dinyatakan lengkap atau P21, hanya tersangka belum dilakukan penahanan sampai sekarang, karena statusnya masih aktif sebagai pegawai yang berkantor di Camat Kajang. Selain itu, dikhawatirkan kalau ditahan ketika proses pemberkasaan akan menganggu pelayanan dasar bagi masyarakat bawah.

“Sejak awal sudah lengkap berkasnya. Cuman belum diserahkan karena waktu itu mau lebaran idul adha. Jadi, Jaksa bilang setelah itu,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini, korban yang melapor baru satu orang, namun yang lain mendukung menjadi saksi. Kasus penipuan sudah ada sebelum menjadi Kapolsek di Kajang. Hanya, baru sekarang muncul pasca korban melaporkan kepolisi. Dia mengaku tidak mengetahui apakah korban ini berasal dari kalangan guru atau apa.

“Yang jelas dia dijanji menjadi PNS. Saya tidak tahu dia dari guru atau bukan. Lagian kasus penipuan ini sudah ada sebelum saya jadi Kapolsek,” kata mantan Kanitlaka Lantas Polres Bulukumba ini.

Sementara itu Camat Kajang, A. Buyung Saputra, membenarkan jika saat ini kepala Seksi Pemerintahanya masih berkantor. Dia tidak ingin berkomentar jauh menanggapi permasalahan penjabatnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“ Iya masih berkantor, intinya kami hanya pelayanan, proses hukumnya biar kepolisian saja yang urus,” jelasnya. (**)

To Top