Amin ‘Oppo’ Pimpin Panwaslu Bulukumba – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Amin ‘Oppo’ Pimpin Panwaslu Bulukumba

Ilustrasi (Int)

 

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — A Muh Amin kembali terpilih untuk kedua kalinya sebagai Ketua Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bulukumba, setelah melakukan rapat pleno beberapa waktu lalu di Hotel Clarion, Makassar.

A Muh Amin yang dikonfirmasi Radar Selatan, Kamis 7 September mengatkan terpilihnya kembali, dia sebagai ketua Panwaslu setelah hasil rapat pleno yang menyetujui dirinya sebagai ketua. Diakui terpilihnya dia tidak terlepas dari dukungan serta pengalaman sebagai Ketua Panwas periode sebelumnya, pada rapat itu juga telah ditetapkan Bakri Abubakar sebagai Devisi Hukum dan Penindakan sedang Abdul Rahman sebagai Devisi Pengawasan.

“Iya Alhamdulillah saya kembali diamanahkan sebagai ketua Panwas untuk kedua kalinya. Tentu ini adalah tanggung jawab yang harus saya jaga dengan baik khususnya bagaimana menciptakan pemilihan yang aman dan minimalisir kecurangan,” katanya.

Selanjutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera membentuk panitia rekrutmen Panwascam yang rencananya akan mulai dilaksanakan pada Oktober 2017 mendatang, untuk sepuluh kecamatan di Kabupaten Bulukumba. Sedang untuk anggaran Panwas sendiri saat ini belum diterima. Pasalnya, belum lama ini baru dilakukan panandatanganan NPHD oleh Bawaslu Sulsel bersama Gubernur Sulsel.

 

“Belum ada dana shering dari Bawaslu Sulsel, anggarannya juga belum kita tau. Kalau Pilkada lalu itu kita dapat Rp4,2 miliar untuk penyelanggaran pemilihan hingga terpilih,” ujarnya.

 

Amin menambahkan, untuk saat ini ketiga anggota Panwaslu Kabupaten masih berstatus ad hoc. Hanya saja jika aturan Bawaslu telah turun terkait tindaklanjut UU pemilu terbaru, maka otomatis statusnya akan permanen dan bertugas selama lima tahun sama dengan komisioner KPU. Selain itu, ia juga berpesan agar penyelenggaran pilkada nantinya berjalan sebagai mana mestinya, yang terpenting baik penyelanggara dan panitia pengawasan tidak selingkuh dan berapiliasi dengan salah satu parpol maupun calon.

 

“Intinya komitmen dan tegas. Bagaimana saat dulu dinyatakan Bulukumba masuk dalam zona merah, tapi buktinya Pilkada Bulukumba kemarin aman aman saja, saya berharap perhelatan demokrasi kedepannya bisa jauh lebih baik lagi,” katanya.

To Top