Politisi Cantik NasDem Ini Mulai Persiapkan Diri Hadapi Pileg 2019 – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Politik

Politisi Cantik NasDem Ini Mulai Persiapkan Diri Hadapi Pileg 2019

Andi Syahruni Aryanti

MAKASSAR, RADARSELATAN.CO.ID — Pemilihan Legislatif (Pileg) kembali akan dilaksanakan pada 2019 mendatang, bersamaan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres). Mereka yang berencana maju di helatan lima tahun sekali itu, sementara dipersiapkan. Salah satunya Andi Syahruni Aryanti, politisi dari Partai Nasdem.
Unhi, sapaan akrabnya mengungkapkan, saat ini sementara tengah mengikuti training dengan tema “Perempuan Untuk Politik” di Hotel Santika Makassar yang diselenggarakan oleh The International Republican Institute (IRI).
Training ini merupakan tahap ketiga (terakhir) bagi perempuan parpol yang diikuti sekitar 40 peserta dari seluruh parpol. Selama dua hari kegiatan ini membahas tantangan dan peluang perempuan dalam menghadapi pemilu 2019 dan memberikan pemahaman mengenai UU Pemilu.
Menurut Unhi, UU pemilu yang baru memang membutuhkan sosialisasi terutama bagi perempuan yang nantinya akan menjadi calon anggota legislatif.
Ia menjelaskan pemilu 2014 dengan sistem Hare menggunakan kuota sederhana, yaitu jumlah minimal tertentu yang membuat sebuah partai politik dapat memperoleh kursi di suatu daerah pemilihan.
Metode kuota yang adalah salah satu upayanya agar dapat menciptakan sistem pemilihan yang dapat menciptakan hasil yang proporsional bagi setiap kalangan.

Sedangkan metode Sainte-Lague menggunakan “divisor” atau angka pembagi terkait pendistribusian kursi yang diperoleh oleh setiap partai politik dalam suatu daerah pemilihan.
“Sainte-Lague murni menggunakan rumus seluruh jumlah suara yang masuk dibagi dengan angka pembagi yaitu sistem berbasis rata-rata jumlah suara tertinggi untuk menentukan alokasi kursi dalam suatu daerah pemilihan,” katanya.
Ia sendiri tidak menapik kalau akan bertarung dari Daerah Pemilihan (Dapil) meliputi wilayah Kabupaten Bulukumba dan Sinjai dengan sistem pemilu ini membutuhkan kerja ekstra. “Karena peluang perempuan cukup besar untuk bisa bersaing dengan kaum laki laki,” tutupnya. (rls)

To Top