Waduh.., Gara-gara Tanyakan Anggaran Perintisan Jalan, Ahmad Dipukul Kades Pangaloang – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Waduh.., Gara-gara Tanyakan Anggaran Perintisan Jalan, Ahmad Dipukul Kades Pangaloang

Ahmad C korban pemukulan yang dilakukan kades panganloang

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Ahmad C (27) warga Dusun Ta’bangka Desa Paggaloang, Kecamatan Rilau Ale, dianiaya Kepala Desa Panggaloang, Asdar Hc bersama sejumlah stafnya. Penyebabnya lantaran Ahmad, mempertanyakan anggaran perintisan jalan tani.

 

Ahmad C yang berkunjung ke Radaksi Radar Selatan, menceritakan kejadian yang menimpa dirinya tejadi pada Selasa 12 September 2017 lalu. Sekitar pukul 13.00 wita, saat itu ia ke kebun miliknya namun terlebih dahulu mampir ke Kantor Desa Panggaloang, dengan niat mempertanyakan anggaran perintisan jalan tani. Pasalnya, ia menduga anggaran tersebut dinilai dimanupulasi. Alasannya, perintisan jalan sepanjang 300 meter yang berada di dusun Ta’bangka dimasukkan menjadi program desa, padahal jalan tersebut adalah hasil swadaya masyarakat yang dikerjakan sejak tahun 2014-2015 tahun lalu.

 

“Kan katanya ada turun anggaranya itu, jadi saya singgah ke kantor desa tanyakan ke Pak Desa. Saya bilang bagaimana kalau anggaran yang turun dibagikan saja ke warga yang merintis jalan. Tapi kata pak desa anggarannya sudah diberikan untuk sewa eskavator, anehnya juga kok bisa jalan yang kami rintis dikasi masuk laporannya oleh desa 400 meter, padahal yang dikerjakan desa itu hanya 100 meter lebih, selebihnya warga yang swadaya, “jelasnya.

 

Setelah menyampaikan keluhannya, lanjut Ahmad, tiba tiba sang kepala desa merangkul dirinya, lalu memukul diriny dibagian muka. Karena mulai ribut, sejumlah staf desa mulai dari Sekretris Desa, Burhan, Bendahara Desa Yusuf alias Bollan dan beberapa orang lainnya ikut memukul dirinya. Akibatnya ia mengalami luka memar dibagian pelipis kiri dan rahang serta bagian bibir bawah.”Kalau Pak Desa memukul bagian rahang, kalau Cora adiknya Pak desa memukul dibagian pelipis kiri, dan banyak lagi yang memukul cuma saya ingatnya itu saja yang sempat dikenai bagian wajahku,”katanya.

 

Tidak hanya dipukuli, motor miliknya jenis Suzuki Thunder, dirusak menggunakan parang sehingga beberapa bagian mengalami kerusakan. Kasus ini sediri telah ia laporkan ke Polsek Rilau Ale, hanya saja hingga saat ini belum ada progres yang signifikan proses hukumnya. Selain itu, Ahmad juga menyayangkan sikap arogansi sang Kepala Desa Pangangloang beserta sejumlah perangkat desanya yang dinilai telalu berlebihan menangapi persoalan yang ia sampaikan. Ahmad berharap agar Polsek Rilau Ale profesional menjalanka tugas dan tidak tebang pilih untuk mengusuk tuntas kasus ini serta meminta agar Kades dan seluruh pelaku segara diamankan.

 

“Saya juga minta Kejaksaan, Tipikor Polres dan Inspektorat turun melakukan pemeriksaan karena kuat dugaan ada permainan. Saya juga heran sepertinya saya mau dibaliki katanya saya mau memarangi padahal pak desa sendiri yang ambil parang. Lagian tidak ada niat saya mau memarangi karena saat itu saya mau kebun,”tururnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Panggangloang, Asdar HC mengakui adanya kasus yang dihadapi dirinya dan telah memberikan keterangan di kantor Polsek Rilau Ale. Dia beralasan pemukulan yang ia lakukan karena warga tersebut (Ahmad, red ) mengancam menggunakan parang. Terkait perintisan jalan yang dipertanyakan warga diakuinya telah ia jelaskan kepada pelapor namun tidak mau diterima. “Anggaranya saya tidak tau, itu di Bendahara, anggaranya sudah habis untuk sewa askavator,”jelasnya. Sedang ditanya soal dugaan adanya pengklaiman perintisan jalan yang diswadayai masyarakat, dijawab tidak jelas oleh sang kepala desa. “Yah benar 300 meter tapi yang mau dibenahi 400 meter. Anggaranya memamg ada, intinya saya siap hadapi ini kasus, dan serahkan saja ke penegak hukum,”ujarnya.

 

Terpisah, Kapolsek Rilau Ale, AKP Andi Subhan mengaku sedang memproses kasus tersebut dan sedang melakukan pemeriksaan saksi. “Keduanya saling melaporkan antara pihak Pak Ahmad c dan Kades Pangalloang setalah itu rencana akan gelar perkara di reskrim Polres Bulukumba,”jelasnya.(fajar)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!