Miris!! Lapas Taccorong  Masih Digerogoti Narkoba – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Miris!! Lapas Taccorong  Masih Digerogoti Narkoba

BARANG BUKTI. Dua sachet bungkusan berisi kristal bening yang diduga shabu dalam kemasan botol shampo beserta 1 unit handphone diamankan petugas Lapas Taccorong.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Lembaga Pemasyarakatan Taccorong Klas IIB Kabupaten Bulukumba hingga kini belum juga bebas dari pusaran narkoba.

Peredaran barang haram tersebut diduga kuat masih ada meski pihak Lapas Taccorong sudah melakukan pengamanan ketat. Apalagi, dari data yang diterima, jumlah tahanan masih didominasi nara pidana narkoba.

Hal tersebut dibenarkan aparat Polres Bulukumba yang baru-baru ini mengamankan pelaku yang mencoba memasukkan narkoba di Lapas Taccorong dengan menyelipkan di dalam botol shampo.

Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Rujiyanto Dwi Poernomo bahkan menduga saat ini peredaran narkoba dari dalam lapas masih marak, meskipun Kemenkum HAM sudah mulai ‘bersih-bersih’ lapas.

Dia juga menyebut Indonesia masih menjadi incaran dunia dalam hal peredaran narkoba. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen kuat dari semua pihak, tak hanya para penegak hukum, untuk memberantas peredaran narkoba.

“Kami akan terus melakukan kerja sama yang baik dengan pihak Lapas Taccorong untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di dalam lapas sendiri,” ujarnya.

Penangkapan Ibrahim alias Rahim 27 tahanan kasus narkoba warga Kelurahan Somba Opu, Kabupaten Gowa 15 September lalu telah membuka ruang dan celah bagi pihak kepolisian dan lapas untuk lebih meningkatkan pengawasan.

“Kita telah mencium jaringan dari narapidana yang telah kita amankan, dan saat ini pihak kami telah lakukan penyelidikan siapa-siapa saja yang terlibat,” kata Rujianto.

Sementara itu Kepala Keamanan Lapas Taccorong, Mappasomba mengatakan bahwa pihaknya lebih meningkatkan pengawasan terhadap semua tahanan terutama tahanan kasus narkoba. Barang-barang pembesuk narapidana termasuk pembesuk juga diperiksa dengan ketat.

“Kita terus memperketat pengawasan, baik barang-barang bawaan dari pembesuk maupun semua narapidana di dalam lapas itu sendiri,” katanya. (*)

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!