KPU Gelar Sosialisasi Tatacara Pendaftaran Parpol – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

KPU Gelar Sosialisasi Tatacara Pendaftaran Parpol

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulukumba, mengelar Sosialisasi Pendaftaraan dan Verifiksi Partai Politik serta Aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) Senin 2 Oktober 2017 di Aula Hotel Arini.

Ketua KPU Kabupaten Bulukumba, H Azikin Pattuduri menjelaskan, tujuan kegiatan sosialisasi tersebut adalah untuk memberikan pemahaman kepada partai politik calon peserta pemilu Tahun 2019 tentang mekanisme pendaftaran, verifikasi Parpol termasuk juga sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL). “Sosialisasi ini sangat penting karena semua pihak, terutama parpol agar memahami tatacara dan aturan mengenai pendaftaran dan verifikasi,”jelasnya.

Diakuinya kegiatan ini merupakan tindaklanjut, dari KPU Provinsi Sulsel yang telah melaunching tahapan Pilkada, dengan tujuan para Parpol peserta Pemilu dapat memahami dan melaksanakan tahMasih banyak Parpol. Pasalnya selama ini masih ditemukan banyak parpol melakukan pendaftaran pada saat mendekati limit yang ditentukan sehingga terkadang menyulitkan KPUD dalam hal pemeriksaan. “KPUD Bulukumba tetap membuka ruang kepada Parpol peserta Pemilu untuk berdiskusi terkait tahapan Pilkada.”katanya.

Kasi Idpol Kesbangpol mengatakan saat ini Kesbangpol telah menerima empat Parpol pendaftar baru di Bulukumba masing-masing Partai Perindo, Partai Berkarya, Paratai Idaman, dan Partai Garuda. “Tentu ini masih akan di verifikasi lagi,”jelasnya.

Komisioner Panwaskab Bulukumba, Bakri Abubakar menjelaskan, Dalam proses Pemilu kali berbeda dengan Pemilu sebelumnya karena Pilgub, Pileg dan Pilpres secara bersama – sama sehingga memerlukan ekstra kerja keras dari semua lemabaga terkait. Diakuinya Tahapan Pendaftaran Parpol peserta Pemilu tahun 2019 penting untuk dicermati sehingga demikian dapat memudahkan kerja KPUD dan Panwaskab dalam melakukan verifikasi dan Pengawasan. “Banyak regulasi yang beda dengan tahapan sebelumnya. Ini harus kita cermati bersama agar melahirka presepsi yang sama,”ujarnya.

Komisioner KPU Bulukumba, Ambar Rusnita mengatakan,
Proses pengumuman pendaftaran Parpol dimulai pada 1 – 3 Oktober 2017, sedangkan pada 3 – 16 Oktober 2017 adalah tahapan pendaftaran dimana sebelum melakukan pendaftaran, Parpol harus melakukan penginputan data Pengurus serta data lain yang dipersyaratkan ke Sipol. Pihaknya juga mengutarakan soal Kesulitan KPUD saat ini dimana Kantor tetap Parpol belum jelas sehingga.

“Diharapkan Parpol peserta Pemilu melakukan pendaftaran pada awal waktu yang ditentukan sehingga apabila ada perbaikan atau kekurangan berkas Parpol dapat melakukan perbaikan,”harapnya.

Dia melanjutkan, Data agregat Kecamatan sewilayah Kab. Bulukumba telah diterima KPUD Bulukumba dari KPU RI yang diterbitkan oleh Kemendagri. Untuk Data agregat Bulukumba dari KPU RI sebanyak 432.141 dan ini menjadi pedoman bagi KPUD Bulukumba karena sudah mengalami analisis data sedang Hasil Update Disdukcapil sampai saat ini menemukan sekitar 30.024 Penduduk Bulukumba belum melakukan perekaman KTP elektronik sehingga kedepannya akan menimbulkan permasalahan.

“Persyaratan Parpol sebagai peserta Pemilu adalah memiliki kepengurusan seluruh provinsi, 75 persen jumlah kab/Kota di provinsi, 50 persen jumlah kec di kota/Kab, menyertakan sekurangnya 30 persen keterwakilan perempuan, memiliki anggota sekurangnya 1000 atau 1/1000 jumlah penduduk dengan kepemilikan KTA/KTP elektronik, punya kantor tetap Kepengurusan sampai tahapan terakhir Pemilu, mengajukan nama, lambang dan tanda gambar Parpol kepada Pemilu, menyerahkan nomor rekening atas nama Parpol,”jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Azikin Pateduri (Ketua KPUD Bulukumba), Hasanuddin Salasa (Komisioner KPUD Bulukumba), Ambar Rusnita (Komisioner KPUD Bulukumba), Rahmawati (Komisioner KPUD Bulukumba), Awaludin (Komisioner KPUD Bulukumba), Abd. Rahman (Komisioner Panwaskab Bulukumba), Bakri Abu Bakar (Komisioner Panwaskab Bulukumba), Qadafi (Kasi Idpol Kesbangpol), dan sekitar 50 orang peserta dari Ketua Parpol/Pengurus Parpol peserta Pemilu.(faj)

To Top