Gagal !!, Penertiban Tambang oleh Tim Satgas Dihadang Puluhan Warga  – RADAR SELATAN

RADAR SELATAN

Bulukumba

Gagal !!, Penertiban Tambang oleh Tim Satgas Dihadang Puluhan Warga 

Puluhan warga Desa Balong menghadang tim satgas tambang

 

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Operasi Satgas tambang yang digelar malam hari di desa Balong kecamatan Ujung Loe mendapat perlawanan warga yang menolak alat berat disita oleh tim gabungan Selasa malam 10 Oktober sekira pukul 22:30 wita.

 

Informasi yang di himpun Radar Selatan  kalau satgas penertiban tambang yang terdiri dari kepolisian , dinas lingkungan hidup,  Satpol PP dan TNI melakukan razia disalah satu tambang di desa Balong namun dihadang oleh ratusan masyarakat yang menolak salah satu alat berat ekskavator milik pengusaha tambang  di sita.

“Benar kami dari tim satgas tambang yang berjumlah puluhan orang di pukul mundur oleh ratusan warga yang juga sebagian sebagai pekerja tambang menolak tambang galian C tersebut di tutup,” kata Kasat Reskrim Iptu Deki Marizaldi tadi.

Menurut Deki saat tim masuk kedalam jalan setapak menuju tambang tiba-tiba dicegat oleh sekelompok warga,  tak lama kemudian jumlah warga terus bertambah dan suara riuk dari warga yang meminta kami meninggalkan lokasi.

” kita terpaksa mundur karena sudah terdesak daripada terjadi gesekan kami pilih mundur,” kata Deki.

Tidak sampai disitu saja, setelah kejadian warga yang sebelumnya menghadang tim satgas kembali mendatangi Mapolres Bulukumba untuk mempertayakan aturan masalah penertiban tambang.

“Sekarang massa dari desa Balon masih berada di polres mereka tetap bertahan untuk meminta agar tidak dilakukan razia tambang lagi di lokasi tersebut,” ujar Deki.

Sementara itu salah seorang warga Balong yang ditemui di polres Bulukumba, Sainuddin mengatakan kalau kedatang mereka sebagai bentuk protes atas kejadian di lokasi tambang di desa Balong pasalnya tim satgas tambang terkesan tebang pilih dalam penertiban.

” Itu tambang sudah menhidupi puluhan warga disini kalau itu ditutup kami mau makan apa” ujar Zainuddin.

Zainuddin mengatakan kalau di kecamatan ujung loe ada belasan tambang galian C yang tidak mengantongi ijin tetap bebas beroperasi, namun anehnya tidak di tertibkan” ucapnya.

“Kenapa cuman tambang tempat kami kerja ditertibkan padahal tambang lain banyak juga yang beroperasi bahkan hanya beberapa orang pekerjanya sedangkan dintambang kami kerja ada puluhan warga mengaduh nasib di sana” katanya.

Sementara itu ketua tim satgas tambang Wakapolres Bulukumba Kompol Syarifuddin mengatakan kalau selama ini tim satgas tambang tidak tebang pilih. timsatgas  tambang bahkan telah menbuktikan kalau puluhan rudal milik penambang telah disita.

” Masa kita mau tertibkan tambang yang mengantongi ijin resmi, kami pasti tertibkan yang ilegal tanpa ada i jin itupun tanpa pandang bulu”katanya.

Menurut Syarifuddin kalau pihaknya akan menberlakukan sanksi pidana bagi penambang-penambang yang tertangkap tangan sedang melakukan aktufitas tambang.

” Kemarin-Kemarin kita masih lakukan pembinaan kepada pemilik tambang yang dirazia namun kali ini kita akan jatuhkan sanksi pidan dan akan di proses hukum” tegas Wakapolres.  (one)

To Top