Golkar dan Demokrat Lengkap, Hanura Dikembalikan – Radar Selatan

Radar Selatan

Politik

Golkar dan Demokrat Lengkap, Hanura Dikembalikan

SERAHKAN BERKAS. Pengurus DPC Hanura Bulukumba menyerahkan berkas admiStrasi kepartaiaan ke komisioner KPUD Bulukumba. Hanura menjadi salah satu partai yang dinyatakan belum lengkap secara administrasi dan diminta melakukan perbaikan.
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bulukumba kembali menerima pendaftaran tiga partai politik sebagai calon peserta Pemilu 2019, Minggu 15 Oktober. Masing-masing Partai Golkar, Demokrat, dan Hanura. Namun dari tiga pertai tersebut, KPUD terpaksa mengembalikan berkas Partai Hanura karena dinilai belum lengkap.
Pantau RADAR SELATAN menyebutkan, rombongan DPD II Partai Golkar Bulukumba yang dipimpin langsung ketuanya, Andi Hamzah Pangki, tiba di Kantor KPUD Bulukumba sekira pukul 11.30 Wita. Rombangan diterima langsung Komisioner KPUD Bulukumba, Awaluddin dan Rachamwati. Berkas yang diserahkan langsung diverifikasi dengan mencocokan dengan Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL)‎ KPU RI.
Hanya saja, berkas yang diserahkan sempat dikembalikan karena jumlah keanggotaan Partai Golkar ditemukan tidak sesuai dengan yang tercantum pada SIPOL KPU RI. Teknisnya, ditemukan 20 anggota partai tidak memiliki KTP elektronik. Namun setelah dilakukan perbaikan, akhirnya berkas Partai Golkar dinyatakan lengkap. Diketahui secara keseluruhan jumlah keanggotaan DPD II Partai Golkar sebanyak 1.939 orang.
Setelah Golkar, disusul Partai Demokrat juga mendaftar di KPUD Bulukumba. Proses verifikasi sempat ditunda karena salah satu anggota partai berlambang mercy ini tidak menyerahkan KTP elektronik. Namun setelah dilakukan klarifikasi, proses verifikasi kemudian dilanjutkan dan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini dinyatakan lengkap dengan jumlah anggota sebanyak 661 orang.
Berbeda dengan Golkar dan Demokrat, Partai Hanura yang juga mendaftarkan diri sekira pukul 15.00 Wita ditolak KPUD lantaran berkas yang diserahkan dianggap tidak lengkap. Pasalnya, dalam SIPOL keanggotaan Partai Hanura di Kabupaten Bulukumba sebanyak 1.651 anggota, namun jumlah KTA (Kartu Tanda Anggota) yang diserahkan hanya 1.577.
“Setalah melakukan pencocokan berkas yang diserahkan oleh Partai Hanura dengan SIPOL yang berjumlah sebanyak 1.651 keanggotaannya. Hasil pencocokan KPUD  menyatakan bahwa dari 1.651 keanggotaan, hanya ada  jumlah KTA 1.577, jumlah KTP elektronik 1.578 sehingga dinyatakan tidak lengkap. Berkas yang diserahkan ke KPUD dikembalikan lagi untuk dilakukan perbaikan,” ungkap Komisioner KPUD Bulukumba, Rachmawati.
Komisioner KPUD lainnya, Awaluddin menambahkan, saat ini pihaknya telah  menerima sebelas berkas partai politik. Namun baru lima partai yang dinyatakan berkasnya lengkap, masing-masing Perindo, PSI, PKS, Golkar, dan Demokrat. Sementara enam partai lainnya, yakni PDIP, NasDem, Berkarya, PAN, Gerindra, dan Hanura dinyatakan belum lengkap.
Partai yang dinyatakan belum lengkap secara administrasi diminta melengkapi berkas untuk dilakukan penyusaiaan dengan data SIPOL KPU RI dan dokumen keanggotaan partai. Menurut Awaluddin, pada dasarnya KPUD tidak menerima pendaftaran karena hanya dilakukan di KPU RI. KPUD hanya melakukan singkronisasi data partai dengan SIPOL.
“Tadi (kemarin, red) ada tiga partai memasukkan berkas, Golkar, Demokrat, dan Hanura. Cuma Hanura kita kembalikan karena belum lengkap, janjinya besok (hari ini, red) dilengkapi,” jelas  Awaluddin.
Anggota DPD I Partai Golkar Sulsel, A. Nirwan Arifuddin Palandangi yang hadir pada proses verfikasi berkas Partai Golkar Bulukumba mengaku, kehadirannya selaku kader sekaligus koordinator kabupaten (korkab). “Kehadiran saya selain sebagai kader Golkar yang memang dibesarkan di Golkar Bulukumba, juga menjadi tanggung jawab saya selaku Korkab Golkar. Paling tidak ini juga menjadi suntikan semangat bagi seluruh kader Golkar untuk terus bekerja. Khususnya dalam memenangkan Golkar di pemilu nanti, dan yang utama juga mengantarkan kemenangan NH-Azis di Pilgub 2018 mendatang,” imbuhnya.
Sementara Ketua DPD II Golkar Bulukumba, H. Andi Hamzah Pangki, mengatakan, dengan proses pemberkasan di KPUD merupakan wujud kesiapan Golkar sebagai peserta Pemilu 2019 dan siap memenangkan seluruh suksesi demokrasi yang akan dihadapi Golkar khususnya Pilgub Sulsel 2018 mendatang.
Khusus pileg 2019, lanjut dia, selain akan mempertahankan kursi 01 di DPRD Bulukumba, Golkar juga terus berupaya menambah jumlah kursi dari enam menjadi delapan kursi bahkan lebih. Optimisme tersebut bukan tanpa dasar, pasalnya Golkar selalu menjadi pilihan masyarakat Bulukumba dalam kontestasi pemiu terbukti dengan beberapa kali Golkar menduduki kursi ketua DPRD.
“Itu membuktikan kalau kader-kader Golkar masih dipercaya oleh rakyat Bulukumba untuk menjalankan misi kemanusiaan. Soal kenapa kita selalu menggunakan becak setiap kali ke KPU, kita hanya ingin menunjukkan bahwa Golkar itu pro dengan rakyat. Golkar harus selalu berada di tengah tengah masyarakat. Kita lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” ucapnya berapi-api. (faj/man/b)
To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!