Kader Ansor Dilatih Barista oleh Kemnaker RI – Radar Selatan

Radar Selatan

Politik

Kader Ansor Dilatih Barista oleh Kemnaker RI

Kader Ansor ikuti Pelatihan barista

BANDUNG, RADAR SELATAN.CO.ID — Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemnaker-RI) bekerjasama dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengadakan bimbingan Pra Inkubasi Bisnis Inwall (Barista Kopi) angkatan XXII & XXIV bertempat di Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK-PKK) Lembang, Bandung Barat, Bandung.

 

Acara tersebut berlangsung selama 5 hari lamanya, Yaitu sejak tanggal 23 hingga 27 Oktober 2017, dan diikuti sebanyak 85 peserta dari berbagai wilayah. Antara lain, Bulukumba, Tana Toraja, Bone, Toraja Utara, Temanggung, Ternate dan sejumlah daerah lain di Indonesia.

 

Ferdi Ansar, yang merupakan perwakilan GP Ansor Kabupaten Bulukumba, mengatakan, penyelenggaraan pelatihan Barista Kopi (Ahli Meracik,red) memang sangat diperlukan. Khususnya bagi para pelaku bisnis Coffee Shop, kegiatan ini juga sebagai salah satu pengejawantahan visi organisasi dalam rangka kemandirian ekonomi. Tentang barista, lanjut Ferdi, pelatihan tersebut digelar GP Ansor, terinspirasi adanya gejala peningkatan pasar minuman kopi yang semakin besar dewasa ini di Indonesia. Di sisi lain, kata dia, kedai kopi menjadi salah satu pilihan usaha yang cocok dengan anak muda generasi milenial.

 

“Pelatihan Barista Kopi semacam ini bagi saya besar sekali manfaatnya. Apa lagi seperti saya sebagai pebisnis pemula. Hemat saya, bisnis ini (Coffee Shop) adalah bisnis yang cukup menjanjikan ke depan,” katanya.

 

Alumnus Universitas Indonesia Timur Makassar ini mrngatakan, pelatihan barista tersebut sejalan dengan kondisi Bulukumba, yang mulai dikenal dengan warkop dan produksi kopinya di Kahaya, Kecamatan Kindang, sehingga memang sangat penting dilakukan dalam rangka mendorong ekonomi kreatif. Ia berharap kedepannya pelatihan- pelatihan serupa terus dilakukan, sebagai upaya peningkatan keterampilan bagi para pelaku usaha. Khususnya, para pelaku usaha kategori wirausaha pemula dan pemuda.

 

“Saya kira, kopi masih merupakan salah satu produk pertanian unggulan lokal. Di sini kita dapat sekaligus berperan membantu petani kopi lokal memperluas akses pasar,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengembengan Perluasan dan Kesempatan kerja BBPPK & PKK, Ir Nana Mulyana Mengatakan, Kegiatan Ini Adalah untuk Pengembangan Usaha Khususnya usaha kopi Mengingat Indonesia Hari Ini menempati Posisi Ke 3 dunia Kualitas Kopi Terbaik. ” Namun Yang jadi permasalahan Hanya 20 % yang menggeluti Barista Nah oleh Karena itu melalui Pelatihan Barista ini kita akan mencetak pengusaha muda Se Indonesia khususnya pengembangan kopi,”tutupnya.

 

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!