Tim Monev Baznas RI Kunjungi Bulukumba – Radar Selatan

Radar Selatan

Ragam

Tim Monev Baznas RI Kunjungi Bulukumba

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Zakat Community Development (ZCD) adalah salah satu program unggulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat guna mengubah mustahik menjadi muzakki. Membuat kaum fuqara dan masakin semakin kuat dan berdaya.

Demikian diungkapkan Manajer Program ZCD Wilayah Timur, Irfan, dalam acara Monev dan Supervisi Program ZCD, Rabu (25/10) kemarin, di Balai Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, yang dihadiri oleh Ketua Baznas Provinsi Sulawesi Selatan, para Pimpinan Baznas Kabupaten Bulukumba, Kepala KUA Ujung Loe, dan pemerintah Desa Salemba, serta ratusan masyarakat penerima dan calon penerima manfaat program ZCD.

Dalam sambutannya, Bupati Bulukumba A. M. Sukri A. Sappewali yang diwakili oleh Bapak H. Haerul Nurdin (Staff Ahli Bupati) mengungkapkan bahwa Pemda Bulukumba menyambut baik adanya program Zakat Community Development (ZCD) di Bulukumba yang didanai  Baznas Pusat. “Program ZCD ini bisa membuat para fakir miskin semakin berdaya.”katanya.

Bupati Bulukumba juga mengungkapkan bahwa Pemkab Bulukumba telah memiliki Perda Pengelolaan Zakat No. 7 Tahun 2011. Perda ini mengatur bahwa para pegawai negeri sipil (PNS) yang gajinya telah mencapai nishab, harus mengeluarkan zakat. Ke depan kita akan gunakan Payroll System dalam pengumpulan zakat penghasilan para PNS yang ada di Bulukumba. “Beberapa SKPD segera akan melakukan sistem ini,” imbuhnya.

Sementara Ketua Baznas  Provinsi Sulawesi Selatan, H. A. Mappagio, dalam sambutannya mengungkapkan, tahun 2016-2017 ini Bulukumba adalah satu-satunya kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan yang mendapatkan dana program ZCD dalam jumlah besar. Pada semester II ini beberapa kabupaten lainnya juga akan dapat, setelah mendapafkan supervisi dari Tim Monev dan Supervisi dari BAZNAS RI.

 

Sedang Ketua Baznas Bulukumba, Muhammad Yusuf Shandy dalam penjelasannya mengungkapkan, pada semester kedua ini, Bazbas  Bulukumba menerima pencairan dana program ZCD sebanyak Rp 313 juta lebih. “Dana ini akan dimanfaatkan dalam pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas ummat, dan biaya pendampingan program ZCD,”katanya.

Lebih jauh, Yusuf Shandy mengungkapkan,  di bidang pemberdayaan ekonomi akan dilakukan pelatihan dan

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!