Catat !!, BPN Tak Terbitkan Sertifikat di Kawasan Tahura – Radar Selatan

Radar Selatan

Hot News

Catat !!, BPN Tak Terbitkan Sertifikat di Kawasan Tahura

Ilustrasi (Int)
BULUKUMBA,RADAR SELATAN.CO.ID  — Isu penjualan lahan yang diduga masih berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, semakin simpang siur. Terakhir, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bulukumba menyatakan tidak pernah menerbitkan sertifikat atau SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) di kawasan Tahura.
“BPN tidak pernah terbitkan sekalipun sertifikat atau SPPT, semua urusan pertanahan di sana kami setop,” tegas Kepala BPN Bulukumba, Andi Makmur saat dimintai tanggapan mengenai isu tersebut kemarin.
Menurutnya, pihak BPN tidak akan pernah memberikan ruang kepada siapapun untuk bermohon penerbitan sertifikat lahan yang berada di kawasan Tahura. Hanya saja, saat dikonfirmasi terkait luasan kawasan Tahura, Andi Makmur mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun yang jelas, kata dia, Tahura meliputi wilayah Kecamatan Bontobahari, antara lain Desa Bira, Desa Darubiah, dan Kelurahan Lemo-lemo.
“Yang jelas soal penjualan Tahura, kami di BPN tidak pernah terlibat soal itu. Sejak saya menjabat, saya tahu persis wilayah Tahura,” imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, isu penjualan lahan seluas 42 hektare oleh beberapa warga di Kecamatan Bontobahari diduga berada dalam kawasan Tahura. Informasi yang dihimpun, lahan tersebut diduga dijual kepada seorang pengusaha asal Surabawa senilai Rp 6,4 miliar.
Bahkan Bupati Bulukumba, AM. Sukri Sappewali telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus tersebut  yang dipimpin Sekda, Andi Bau Amal. Namun hingga kini tim yang telah dibentuk belum dapat menyimpulkan apakah lahan tersebut masuk dalam kawasan Tahura atau tidak.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba, Misbawati A. Wawo mengaku telah melaporkan kasus ini ke Balai Konservasi dan Kementerian Kehutanan RI. “Sudah kita laporkan, sementara menunggu hasil tindak lanjutnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.
To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!