Dituding Tak Serius Tangani Kasus Pembunuhan, Ini Penjelasan Kapolsek Kindang – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Dituding Tak Serius Tangani Kasus Pembunuhan, Ini Penjelasan Kapolsek Kindang

Kapolsek Kindang, aKp sarman

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Kapolsek Kindang, AKP Sarman, membantah, atas tudingan keluarga korban pembunuhan di Desa Kahayya, Kecamatan Kindang. Yang menyebutkan pihaknya tak serius mengusut tuntas kasus tersebut.

 

“Kita tidak berani main-main. Berkasnya ini kan sudah dikejaksaan. Dan kepada keluarga korban kita sudah berikan SP2P disaksikan Kepala Desa Kahaya. Kemudian dikatakan pelaku kami bawa ke rumah sakit jiwa. Itu juga tidak benar. Karena stelah diamankan, pelaku kita titip di Polres Bulukumba kemudian selanjutnya ke Lembaga,”jelasnya.

 

AKP Sarman, membantah adanya kongkalikong yang dilakukan kepolisian dengan pelaku. Menurut dia, pihaknya telah menjalankan prosedur berdasarkan proses hukum yang ada. Hasil penyelidikan telah menetapkan satu orang tersangka, yakni Anto. Meski demikian tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain jika terdapat petunjuk alat bukti baru beserta saksi-saksi yang menguatkan.

 

“Intinya, kasus ini masih terus berjalan. Untuk sementara baru satu pelaku dan sudah diamankan di Lembaga. Sambil menanti proses persidangan,”katanya.

 

Sebelumnya, Keluarga korban pembunuhan, Mido bin Solong, warga Desa Kahayya, Kindang, Bulukumba, menuding polisi tak serius mengusut kasusnya. Pasalnya, kasus yang terjadi sejak September lalu tak ada perkembangan yang berarti dari kepolisian.

 

“Iya, saya kecewa. Sudah lama tidak ada kemajuan kasusnya,” ungkapnya, kepada awak media di salah satu warkop Bulukumba, Kamis, 2 November kemarin.

 

Menurut Mido, dalam kasus ini, seharusnya polisi menetapkan tersangka lebih dari satu orang. Karena saat kejadian pelaku Anto berada di atas pohon, sedang korban berada di bawah pohon. Sehingga pihak keluarga curiga bukan hanya Anto pelaku utama, tapi juga ada orang lain yang terlibat.  Apalagi, kata dia, setelah kejadian orang tua Anto, Baco pulang dan menginformasikan bahwa Juhaning sudah meninggal dibunuh oleh anaknya. “Saya kurang yakin Anto pelakunya. Mungkin dia pengganti orang tuanya saja,” bebernya.

 

Kecurigaan lain, lanjut Mido, sikap Polsek Kindang yang membawa pelaku ke Makassar untuk periksa kejiwaan, sebab diduga mengalami gangguan kejiwaan. Padahal, kata dia, Anto sama sekali tidak menderita penyakit apapun, bahkan sehari-hari sehat seperti warga lainnya.

 

“Ada keluarga saya kerja di (rumah sakit) Wahidin, dia bicara ke saya. Tapi, keluarga ini tahu dari istri kapolsek. Saya minta diawasi dimana diperiksa,” jelasnya.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!