BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Program Jasa Konstruksi di Jeneponto – Radar Selatan

Radar Selatan

Jentago

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Program Jasa Konstruksi di Jeneponto

JENEPONTO, RADARSELATAN.CO.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Cabang Perintis Bantaeng, menggelar sosialisasi Program Jasa Konstruksi di aula Kantor Bupati Jeneponto, Jl. Lanto dg Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.

Acara tersebut dibuka langsung Asisten II Pemkab Jeneponto, Farida Mappatunru yang dihadiri sejumlah pimpinan SKPD dan staf apartur sipil negara(ASN) dan beberapa anggota asosiasi penyedia jasa konstruksi yang ada di kabupaten Jeneponto. Hadir juga Kepala KCP (Kantor cabang perintis) BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Bantaeng, Minarni Lukman, (Selasa 21/11/2017).

Sosialisasi program Jasa Konstruksi dari  BPJS Ketenagakerjaan tersebut, bekerjasama  dengan Pemkab Jeneponto,”Nantinya pekerja jasa kontruksi, semua buruhnya wajib didaftarkan dalam program BPJS ketenagakerjaan, “Kata  Kepala KCP Bantaeng, Minarni Lukman.

Menurutnya, perusahan yang ingin mendaftarkan buruhnya ke BPJS ketenagakerjaan persyaratan hanya membawa surat perintah kerja (SPK) dan surat perintah mulai kerja (SPMK) proyek, dan berapapun jumlah buruh yang dipekerjakan dalam proyek tersebut semua akan dilindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Hanya dengan iuran yang tidak besar. Jadi, kalau misalnya nilai proyek Rp. 100 juta, iurannya itu hanya sebesar Rp. 240 ribu dan itu kita lindungi sampai dengan habisnya masa pemeliharaan,” Katanya.

Perusahan yang sudah didaftarkan ke BPJS Ketenaga kerjaan akan mendapat perlindungan kesehatan,”Kita lindungi selama masa proyek sampai selesai masa pemeliharaan, karena kita tidak minta-minta na ada kejadian kecelakaan kerja pada buruh jasa konstruksi, jadi inilah fungsinya jaminan sosial. Syaratnya, kontraktor hanya bawa SPK-nya kekantor, terus nanti dilihat berapa nilai kontraknya untuk proyek itu,”Katanya.

Ia menilai, banyak perusahan jasa konstruksi di Jeneponto yang belum mendaftarkan buruhnya dalam program BPJS Ketenagakerjaan,”Karena banyak perusahan di jeneponto yang memperkerjakan orang tanpa mengikutkan program-program dalam program jaminan sosial di BPJS Ketenagakerjaan, makanya kita gelar sosialisasi agar kedepan bisa didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan,”katanya.

Pada kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja kepada korban kecelakaan kerja, Alm Mantang, warga Kecamatan Bangkala, Jeneponto, yang dalam hal ini diterima oleh istri alm, Marawiya sebagai ahli waris.”Kita berikan Rp 121 juta, karena ada anaknya masih sekolah jadi diberikan juga beasiswa Rp 12 juta,”Katannya

Untuk jenis proyek jasa kontruksi, bukan hanya proyek besar namun juga proyek kecil, tenaga kerjanya bisa ia daftarkan ke BPJS ketenagakerjaan. Hanya saja, asosiasi jasa kontruksi (AJK) yang ada di Jeneponto meminta agar nilai iuran BPJS Ketenagakerjaan program jada konstruksi di cantumkan dalam RAB pada proyek.

Asisten II Pemkab Jeneponto Farida Mappatunru yang membuka sosialiasai itu mengatakan, sangat  merespon program tersebut, dan mengaku akan melaporkan ke Bupati.”Saya akan koordinasikan ini secepatnya ke Bupati, dan memang harusnya jasa kontruksi ada asuransi dibelakangnya,”Kata Farida.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!