Rilis: Diduga Banyak Pelanggaran, Jejaring Pengaduan Komnas HAM akan Dibentuk di Bulukumba – Radar Selatan

Radar Selatan

Nasional

Rilis: Diduga Banyak Pelanggaran, Jejaring Pengaduan Komnas HAM akan Dibentuk di Bulukumba

Tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan Komnas HAM saat ini semakin meningkat. Hal tersebut terlihat dari pergeseran pola pikir dan cara pandang masyarakat terhadap Komnas HAM yang mengharapkan lembaga ini lebih profesional, efektif dan efisien dalam menerima pengaduan. Peningkatan pelayanan yang lebih berkualitas guna menciptakan pelayanan pengaduan prima perlu dilakukan dari tahun ke tahun. Maka, Bagian Dukungan Pelayanan Pengaduan sebagai unit kerja Penyelenggaran Pelayanan terhadap publik Komnas HAM jelas memiliki peran yang sangat strategis terhadap peningkatan kinerja lembaga. Pelaksanaan pelayanan pengaduan ini merupakan kegiatan pelayanan publik yang menjadi fokus pengembangan lembaga negara.

Pengaduan yang diterima oleh Komnas HAM melalui Bagian Dukungan Pelayanan Pengaduan pada 2016 jumlahnya mencapai 7.188 (tujuh ribu seratus delapan puluh delapan) berkas dengan tempat kejadiannya (locus delictie) hampir tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah pengaduan itu dapat dilihat dari jumlah berkas maupun jumlah kasus yang dilaporkan.

Meskipun demikian jumlah tersebut tidak dapat dijadikan landasan untuk menyatakan bahwa hal itu mencerminkan keseluruhan pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia. Angka tersebut tidak menunjukkan kepastian bahwa sebaran kasus yang terjadi di Indonesia ‘hanya’ sebanyak yang terdata di lembaga ini, tetapi dapat menunjukkan kecenderungan kesadaran masyarakat untuk melaporkan permasalahannya kepada Komnas HAM.

Komnas HAM menduga bahwa masih banyak pelanggaran HAM yang tidak dilaporkan oleh korban. Penyebabnya ada beberapa faktor, salah satunya korban atau pendamping mengalami kesulitan akses, baik informasi maupun transportasi, untuk mengadukan kasus yang dialaminya. Contohnya ketika Komnas HAM menyelenggarakan program

“Konsultasi dan Penerimaan Pengaduan Proaktif di Daerah” sejak 2013 – 2016, kemudian ada permintaan dari masyarakat maupun LSM/NGO pendamping agar Komnas HAM dapat menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholders di daerah untuk mempermudah akses pelaporan.

Oleh karena itu Komnas HAM, dalam hal ini Bagian Dukungan Pelayanan Pengaduan akan melakukan pengembangan jejaring pelayanan pengaduan yang dapat diakses oleh setiap warga negara. Maka pada 21 – 24 November 2017 diselenggarakan kegiatan “Pembentukan Jejaring Pengaduan Komnas HAM di Kabupaten Bulukumba” yang bekerjasama dengan Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Cabang Bulukumba.

Adapun kegiatan dilakukan meliputi (i) grup diskusi terfokus mengenai permasalahan pelanggaran HAM, (ii) konsultasi tentang ruang lingkup kerjasama antara jejaring dengan Bagian Dukungan Pelayanan Pengaduan, (iii) penandatanganan Piagam Jejaring serta acara talkshow di Radio Swara Panitra Lopi 95 FM
Pada kegiatan Focus Grup Discusion (FGD) yang dilaksanakan di warkop dua tellue (23e) dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari perwakilan beberapa lembaga (Ormas Islam, Organisasi Mahasiswa, Perwakilan Masyarakat Adat Kajang dan Bulukumpa Toa, NGO dan Perwakilan masyarakat dari Kab. Bantaeng. Dengan adanya kegiatan Pembentukan Jejaring Pengaduan Komnas HAM diharapkan dapat memberi kemudahan akses bagi masyarakat saat ingin mengadukan permasalahan terkait dugaan pelanggaran HAM yang dialaminya kepada Komnas HAM.

Bulukumba, 22 November
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
Kabiro Dukungan Penegakan HAM

Ir. Johan Efendi, M.Si

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!