200 Warga Ammatoa Tolak Miliki KTP, Begini Alasannya – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

200 Warga Ammatoa Tolak Miliki KTP, Begini Alasannya

BULUKUMBA,RADAR SELATAN.CO.ID — Sebanyak 200 warga adat Ammatoa, Kecamatan Kajang menolak Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kondisi ini berdampak pada hak kependudukan dan demokarasi yang tidak akan dimiliki warga adat setempat.
Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Bulukumba, Syamsir Paro saat ditemui, Minggu, 26 November kemarin. Dia mengaku telah melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mencarikan solusi atas persoalan tersebut. Hanya saja dalam kunjunganya, Kemendagri tetap mewajibkan seluruh masyarakat memiliki KTP, karena menjadi persyaratan sebagai warga Indonesia dan kepemilikan hak demokrasi.
“Kemarin saya dari Kemendagri untuk bicarakan warga Kajang yang tidak ingin miliki KTP, dan tidak solusi. Warga tetap diwajibkan be-KTP,” ujar politikus PAN ini.
Warga adat Ammatoa menolak KTP menurut Syamsir dikarenakan kepercayaan mereka terhadap hal-hal yang berbau moderen. Hal tersebut dipercaya akan membawa malapetaka bagi mereka jika membawa hal baru ke dalam kawasan adat.
“Pernah juga ada warga Ammatoa meninggal karena naik haji, ini dipercaya karena melakukan sesuatu yang di luar kebiasaan adat,” singkatnya.
To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!