Polres Bulukumba Tangani Lima Kasus Korupsi, Indikasi Kerugian Negara Rp2,5 Miliar Lebih – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Polres Bulukumba Tangani Lima Kasus Korupsi, Indikasi Kerugian Negara Rp2,5 Miliar Lebih

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Terhitung hingga Desember 2017, Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba, menangani lima kasus korupsi dengan indikasi total kerugian negara sebesar Rp 2,5 miliar lebih.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Deki Marizaldi, melalui Kanit Tipikor, Bripka Muh. Ali menjelaskan, kelima kasus tersebut diantaranya dugaan pemotongan dana siswa miskin di SD 98 Bonto Manai, yang diduga dilakukan oleh oknum guru berinisial SN dan FA, sedang untuk kasus nya sendiri masih dalam proses pemberkasan termasuk belum adanya jumlah kerugian negara. Dua kasus lainnya yang sedang dalam proses penyidikan (Lidik), adalah proyek jalan beton PPI Bonto Bahari, dengan indikasi kerugian negara sebesar Rp 700 juta, dan satunya lagi adalah proyek dana bergulir SPP UPK Kecamatan Kajang, dengan indikasi kerugian negara Rp 900 Juta.

“Dua kasus lainnya yang sedang masuk tahap persidangan masing-masing kasus Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Desa Tanah Toa, yang melibatkan mantan Kades Tanah Toa, Sultan, dengan kerugian negara Rp 651 juta lebih. Sedang satunya lagi sedang proses persidangan adalah kasus Dana Desa Somba Palio, Kecamatan Kindang yang melibatkan mantan Kades somba Palio, Ikhwan, dengan kerugiaan negara sebesar Rp 257 juta,”jelasnya.(fajar)

——————-

Baca berita selengkapnya di Koran Harian Radar Selatan Edisi Sabtu 10 Desember 2017.

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!