Di Era Kepemimpinan Sukri-Tomy, Bulukumba Dua Kali Raih Penghargaan Peduli HAM – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Di Era Kepemimpinan Sukri-Tomy, Bulukumba Dua Kali Raih Penghargaan Peduli HAM

PENGHARGAAN. Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali menerima sertifikat penghargaan HAM dari Menkum HAM RI, Yasonna Laoly, Minggu 10 Desember di Ballroom Hotel The Sunan, Kota Surakarta. Selain Bulukumba, Bantaeng, Soppeng, dan Luwu Timur berhasil meraih penghargaan serupa.
SURAKARTA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Cukup Peduli Hak Asasi Manusia (HAM). Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly pada peringatan hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia ke-69 di Ballroom Hotel The Sunan.
Selain Bulukumba, ada 350 daerah lainnya se Indonesia yang menerima penghargaan serupa. Empat daerah di antaranya berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu Kabupaten Bantaeng, Soppeng, dan Luwu Timur termasuk Bulukumba. Hanya saja Bulukumba harus puas dengan hanya meraih sertifikat karena nilai yang diperoleh hanya 73 dari nilai passing grade 75. Sementara Kabupaten Luwu berhasil meraih plakat kabupaten peduli HAM.
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dalam sambutanya mengapresiasi pada 351 kabupaten kota yang telah peduli pada HAM dan 83 yang telah cukup peduli HAM. Hal tersebut membuktikan beberapa daerah telah memperhatikan dan pedulik hak dasar masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, perempaun dan anak, hak atas kependudukan, pekerjaan dan sebagainya.
Kedepanya, Yasonna berharap lebih banyak daerah yang bisa berpartisipasi dengan lebih peduli dan memberikan kebutuhan dasar masyarakat yang lebih layak. “Dengan banyaknya daerah yang peduli HAM, membuktikan negara kita semakin baik dikarenakan kebutuhan masyarakat telah terpenuhi,” ujar Yasonna.
Presiden RI, Joko Widodo yang juga hadir pada acara tersebut mengatakan, bukan seberapa banyak dilakukan pemerintah, namun seberapa banyak dirasakan masyarakat. Pemerintah harus bekerja nyata dan konkret, itu alasanya banyak terjun langsung ke masyarakat agar bisa mengetahui secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Sebagai pemerintah, pegusaha meibel di Kota Solo ini mengharapkan pemerintah terus berusaha keras agar seluruh lapisan masyarakat bisa terpenuhi kebutuhanya. Seluruh lapisan memiliki pekerjaan dan sebagainya, yang dia yakini akan sulit. Untuknya itu, peran pemerintah saja tidak cukup dan segenap lapisan harus membantu mulai dari pengusaha, politisi harus turut membantu.
“Berikan pelayanan dasar yang baik kepada masyarakat, guna mencapai rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Jokowi itu.
Dalam piagam penghargaan, Bulukumba berhasil mengumpulkan nilai atas bagian hak kesehatan 77,75, hak pendidikan 80, hak perempuan dan anak 80, hak perumahan 82,25, hak atas lingkungan keberlanjutan 70, hak atas kependudukan 66,5, serta hak atas pekerjaan 47,5. Total nilai keseluruhan 73 poin, sehingga Bulukumba gagal meraih predikat peduli HAM.
Sementara itu, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali mengaku bangga dengan penghargaan yang diperoleh Bulukumba tersebut. Menurutnya, penghargan yang telah keduakalinya diraih sejak masa kepemimpinannya itu adalah wujud sinergitas seluruh elemen, aparatur pemerintah dan masyarakat. Tahun 2016 lalu, Bulukumba berhasil meraih predikat atas daerah yang mendukung HAM, dan tahun ini predikatnya naik menjadi cukup peduli HAM.
Kedepanya, kata Sukri, akan mengoptimalkan seluruh kategori penilain Menteri Hukum dan HAM. Bukan karena mengejar penghargaannya, namun karena sudah menjadi tekadnya untuk mensejahterakan masyatakat melalui pemenuhan pelayanan dasar untuk seluruh masyarakat Bulukumba.
“Pelayanan akan kita maksimalkan lagi. Bulukumba sudah kedua kalinya meraih penghargaan di periode saya, khususnya untuk ketenagakerjaan akan kita fikirkan untuk penyerapan tenaga kerja,” janjinya ditemui usai menerima penghargaan. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!