Tambang Ilegal Masih Beroperasi di Manjalling – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Tambang Ilegal Masih Beroperasi di Manjalling

Ilustrasi (Int)
* Operasi Penertiban Diduga Bocor
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Meski beberapa kali ditertibkan, tambang ilegal di Desa Manjalling, Kecamatan Ujungloe tetap beroperasi. Hingga Jumat 8 Desember lalu, aktivitas pengangkutan material tambang berupa pasir masih tetap berlangsung.
Salah seorang pemuda setempat, Ikbal Nur Arfah mengaku prihatin dengan masih beraktiftasnya tambang ilegal di desanya. Padahal kata dia, Manjalling telah ditetapkan sebagai wilayah bebas tambang.
“Yang kami pertanyakan ini ketegasan dari Satgas Tambang, kok bisa luput dari pengawasan. Padahal di sini dekat dengan polsek. Setiap hari masih ada truk yang mengangkut pasir. Ini bukti lemahnya pengawasan tambang ilegal di Bulukumba,” tegasnya.
Ketua Satgas Tambang, Kompol Syarifuddin yang dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan tersebut. Dia berjanji akan menelusuri informasi tersebut, dan jika benar pihaknya akan kembali melakukan penindakan hukum’
“Belum ada laporan kami terima, nanti dicek lagi ke lapangan. Yang jelas tidak boleh lagi ada tambang beroperasi di sana (Manjalling, red). Kalau ada, kita pidanakan,” tegasnya.
Wakapolres Bulukumba ini mengakui, beberapa kali operasi penertiban dilakukan di wilayah tersebut dan berhasil menyita peralatan tambang berupa rudal atau mesin peghisap pasir. Bahkan salah seorang pemilik lokasi tambang ilegal sempat diamankan.
“Dari beberapa hari kita lakukan operasi gabungan dengan satgas kita sita barang bukti mesin rudal termasuk alat berat jenis ekvakator sudah kita segel,” urainya.
Namun diakui Syarifuddin, ada dugaan operasi penertiban tambang ilegal di wilayah tersebut acap kali bocor. Hal itu terbukti saat dilakukan operasi penertiban, para pekerja dan operator alat berat sudah tidak ada saat petugas tiba di lokasi.
“Kami tidak bisa menemukan adanya truk yang biasanya mengangkut pasir di lokasi tersebut. Para pekerja juga ada beberapa yang sudah menghentikan aktivitasnya. Jadi kalau kita ke lapangan kita tidak temukan, seperti kucing-kucingan. Makanya kita akan coba maksimalkan pengawasan dengan menempatkan anggota di lokasi,” kata dia.
Menurut Syarifuddin, Kecamatan Ujungloe, Desa Manjalling khususnya telah dinyatakan sebagai wilayah bebas tambang. Hal itu berdasarakan RT-RW Kabupaten Bulukumba dan diperkuat dari hasil pertemuan dengan masyarakat dan stakeholder terkait.
Hingga saat ini tercatat seditiknya 10 lokasi tambang ilegal yang telah ditutup di Kecamatan Ujungloe. Pembinaan, pengawasan, hingga penindakan hukum akan terus dilakukan. “Tidak ada ampun bagi penambang ilegal yang masih melakukan aktiftas. Kalau kami temukan di lapangan masih beroperasi dan tidak mengantongi izin maka kita proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. (faj/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!