Basrah: Dokumen Jalur Perseorangan Harusnya Bisa Diakses Publik – Radar Selatan

Radar Selatan

Politik

Basrah: Dokumen Jalur Perseorangan Harusnya Bisa Diakses Publik

ADVOKAT Muda Basrah SH yang juga praktisi hukum menyoroti ada temuan dokumen yang terindikasi melanggar, digunakan untuk bahan dukungan pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel di jalur perseorangan. Tak hanya fotokopi e-KTP, data diri, dan tanda tangan warga, tetapi e-KTP orang yang telah meninggal dunia pun ikut dicantumkan sebagai pendukung oleh pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Menurutnya, dokumen dukungan dari jalur perseorangan seharusnya dapat diakses oleh publik. Hal itu, kata dia, agar masyarakat dapat menverifikasi sendiri, apakah indenditas atau data diri mereka dicatut tanpa izin ataupun tanpa sepengetahuan orang yang bersangkutan.

“Kenapa KPU menetapkan berdasarkan PKPU bahwa dukungan perseorangan adalah informasi yang dikecualikan untuk dikonfirmasikan ke publik? Padahal dukungan kan adalah instrumen pemilu yang bisa dirilis ke publik,” ucap Basrah, Selasa, 12 Desember 2017.

“Sebagai instrumen pemilu, seharusnya publik bisa mengakses dan mendapatkan informasi siapa saja yang memberikan dukungan,” tambahnya.

Apalagi, pada PKPU Nomor 3 Tahun 2017 jelas diatur, Penyelenggara Pemilihan salah satunya berpedoman pada asas keterbukaan. Hal tersebut sesuai dengan pasal 2 dalam aturan tentang pencalonan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota.

Sebelumnya diberitakan, Andaq Hidayat, seorang pemuda di desa Kabba, kecamatan Minasatene, Pangkep melayangkan protes di kantor desa karena data diri dan KTP-nya digunakan untuk dukungan calon Gubernur Sulsel jalur perseorangan. Padahal dia menyatakan tidak pernah mengisi formulir dan menyerahkan KTP dukungan. (rls)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!