Warning  untuk Pedagang!!, Mainkan HET, Penjara Enam Bulan Menanti – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Warning  untuk Pedagang!!, Mainkan HET, Penjara Enam Bulan Menanti

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Kapolres Bulukumba, AKBP M Anggi Nauifar Siregar memimpin langsung pengecekan harga sembako di Pasar Sentral Bulukumba, Senin 11 Desember. Kegiatan yang dimotori Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bulukumba dan Bulog ini dilakukan untuk mencegah adanya permainan harga sembako di tingkat pedagang.
Selain pasar sentral, tim juga menyasar Pasar Cekkeng. Hingga selesainya kegiatan, tim tidak menemukan adanya permainan harga oleh pedagang yang melebihi HTE (Harga Tertinggi Eceran).
Kepada wartawan, Anggi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan indak lanjut Satgas Pangan yang telah dibentuk beberapa waktu lalu dalam rangka membantu pemerintah mengantisipasi kecurangan dan permainan harga oleh oknum pedagang.Temasuk pencegahan penimbunan barang yang bisa memicu kelangkaan.
“Apabila ditemukan adanya penimbunan atau pelanggaran distribusi pangan, kepolisian telah menyiapkan sejumlah perundang-undangan untuk menjerat pelaku. Jadi kegiatan ini memang instruksi kapolri, apalagi menyambut Natal dan tahun baru,” terangnya.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Deki Marizaldi menambahkan, sidak dan pengecekan harga dilakukan berdasarkan Permendag No. 57/M-DAG/PER/8/2017 tentang Harga Eceran Teratas (HET) dan UU No 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
“Silahkan untung tapi jangan kasi buntung pembeli dengan terlalu menaikkan harga di atas HET. Tidak ada yang dikhususkan, semua pedagang harus mematuhi HET yang ditetapkan Perindag,” paparnya.
Perwira muda ini juga menegaskan, akan pemberian sanksi pidana bagi pelaku yang terbukti memainkan harga dan monopoli usaha sebagaimana yang diatur dalam Pasal 48 dan 49 UU no 5 tahun 1999. “Sanksinya enam bulan kurungan penjara atau denda Rp 100 miliar. Kemudian Pasal 49 dengan menunjuk ketentuan Pasal 10 KUHP terhadap pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 48 dapat dijatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan izin usaha,” terangnya.
Terpisah, Kepala Disperindag Bulukumba, A Cawa Miri, mengaku hingga saat ini belum ditemukan adanya permainan harga sembako dan penimbunan barang. Pihaknya akan tetap menggelar inspeksi di seluruh pasar dan toko dengan melibatkan pihak kepolisian guna menjamin hak konsumen.
“Masih normal semuanya. Harga sembako di pasar tidak ada lonjakan, masih harga HET,” jelasnya.(faj/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!