Bro Rivai Kritisi Gelar Professor sebagai Hadiah – Radar Selatan

Radar Selatan

Hot News

Bro Rivai Kritisi Gelar Professor sebagai Hadiah

Dr Abdul Rivai Ras (Bro Rivai)

MAKASSAR, RADARSELATAN.CO.ID — Pendiri Universitas Pertahanan (Unhan), Dr Abdul Rivai Ras (Bro Rivai) mengkritisi rencana Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadiahkan gelar professor tidak tetap (honorary professor) kepada Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menurut Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia ini,‎ aturan UU No 12 2012 pasal 72 dan Permendikbud No 40 tahun 2012 yang membuka keluwesan pengangkatan seseorang menjadi pejabat profesor, dapat dengan mudah ditunggangi kepentingan politik, pribadi dan kekuasaan. Ia menyayangkan kasus seperti itu sudah mulai menjangkiti kampus ternama seperti Unhas.

“Kalau ini sampai terjadi maka ini benar-benar era yang suram bagi dunia akademik kita.‎ Saya kaget, meskipun itu gelar kehormatan (honorary) tetapi hakikatnya, gelar Professor itu adalah pangkat akademik. Orang berdarah-darah di kampus menjadi dosen untuk bisa mencapai pangkat itu. Bukan serta merta dihadiahi begitu saja. Nanti semua gubernur di Indonesia bisa jadi professor kalau seperti itu,” kritik mantan Ketua Program Studi Keamanan Maritim Pascasarjana Unhan ini, Sabtu (20/1/2018).

‎Bro Rivai menandaskan, gelar Professor sejatinya adalah milik akademisi yang berkarir di dunia kampus sesuai dengan domainnya karena gelar itu bukanlah gelar akademik, melainkan jabatan akademik. Berbeda dengan status doktor, magister, dan sarjana yang merupakan gelar akademik.

“Banyak universitas mengajukan tokoh yang memiliki tacit knowledge tinggi untuk menjadi profesor dengan penilaian yang sangat ketat untuk mendapatkan gelar tersebut. Pak SBY merupakan satu dari sedikit kandidat yang bisa mendapatnya karena memang beliau pantas mendapatkan gelar itu. Pak SBY bukan cuma seorang presiden, tetapi juga seorang pendiri kampus dan juga pengajar di kampus Universitas Pertahanan,” tegas penerima Pelopor Pendidikan Pertahanan ini.

Sebagai alumni Unhas, Bro Rivai mengaku kecewa almamaternya itu ikut-ikutan dengan kampus-kampus lain di luar Sulsel yang dengan gampangnya menyematkan gelar kehormatan sekaliber professor pada politisi dan penguasa. (rls)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!