Menikah Tanpa Izin, Suami Dipolisikan – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Menikah Tanpa Izin, Suami Dipolisikan

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Linda Hariyanti warga Desa Batu Karopa, Kecamatan Rilau Ale rela mempolisikan Hendra (28) yang tak lain adalah suaminya sendiri lantaran menikah dengan wanita lain tanpa seizinnya.

Kepada RADAR SELATAN wanita yang sedang mengandung anak ketiganya ini mengaku sudah tidak seranjang dengan suaminya sejak Oktober 2017 lalu lantaran pergi dan memilih  wanita lain. Kasus pernikahan suaminya pun telah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan alasan menikah tanpa seizin dirinya, sedang keduanya merupakan suami istri yang sah dibuktikan dengan buku nikah.

“Suami saya (Hendra) kerja di Adira, sebenarnya dulu waktu dia mau kembali saya dan keluarga terima. Tapi hanya beberapa hari, pergi lagi dengan wanita lain, bahkan sudah menikah dan sudah tinggal di rumah mertuanya,” jelasnya, Minggu, 21 Januari 2018.

Linda mengaku, telah menaruh curiga dari sejak lama kalau hubungan keluarganya tak akan bertahan lama. Lantaran, keberadaan buku nikah yang seharusnya sama-sama dimiliki, justru hilang diduga disembunyikan suaminya. Olehnya ia berharap kepada pihak kepolisian untuk segera memproses suami dan selirnya itu, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam membantu proses pernikahan.

“Saya menikah sejak 2011, saya sedang mengandung anak ke tiga. Sudah tujuh bulan. Harapan saya polisi profesional dalam memproses ini,” harapnya.

Sementara itu, penyidik PPA Polres Bulukumba, Bripda A Citra, menjelaskan jika kasus tersebut dalam proses pemeriksaan, sejumlah saksi telah diperiksa untuk menguatkan dugaan pelaporan tersebut.
Hanya saja terkait desakan pelapor untuk segera mempenjarakan suami dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pernikahan suaminya tak serta merta bisa dilakukan. Apalagi pasal yang digunakan tentang perzinahan dengan ancaman pidana maksimal sembilan bulan. Penggunaan pasal menikah tanpa izin akan diberlakukan selama bukti telah mendukung dan memenuhi syarat.

“Kami berlakukan wajib lapor. Tetap kita proses, hanya kami minta dulu buku nikah antara Pak Hendra dan Ibu Linda, kan keabsahan suami istri kan secara aturan ada buku nikah, na Ibu Linda ini belum memperlihatkan buku nikahnya,” jelasnya. (faj/has/B)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!