KPU Bulukumba Usulkan Tiga Opsi Dapil – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

KPU Bulukumba Usulkan Tiga Opsi Dapil

UJI PUBLIK. Suasana uji publik usulan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD yang digelar KPU Bulukumba di Hotel Agri Bulukumba, Senin, 7 Februari. KPU mengusulkan tiga opsi dapil yang akan diterapkan pada pemilu 2019 mendatang.
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Uji publik draft usulan daerah pemilihan (dapil) dan alokasi kursi anggota DPRD Bulukumba pada pemilu 2019 mendatang dilaksanakan KPU Bulukumba di Hotel Agri, Rabu, 7 Februari. Kesimpulan hasil uji publik memutuskan KPU Bulukumba akan mengirim tiga opsi dapil.
Ketua KPU Bulukumba, Azikin Patedduri mengatakan, tiga opsi yang dirangkum dalam uji publik yakni tetap di empat dapil atau penambahan menjadi lima dapil dan enam dapil. Hasil uji publik yang dihadiri pengurus partai politik (parpol) dan media tersebut akan segera dikirim ke KPU RI.
“Hasilnya segera kita proses, kita ini kan berpacu dengan waktu, untuk penetapan mungkin tidak jauh dari sekarang tapi kalau berhitung tahapan ini agak luas. Yang kita kirim ini tiga opsi tadi,” ujarnya usai penutupan uji publik.
Mengusulkan perubahan dapil dari empat dapil menjadi lima yakni dari Ketua Partai Berkarya Bulukumba, Andi Muttamar Mattotorang. Menurutnya, usulan itu dari pertimbangan jumlah penduduk yang bertambah.
“Dapil yang sekarang ini sejak pemilu 1999. Sudah empat kali pemilu, sudah seharusnya kita modernlah, ada perubahan penduduk yang bertambah,” ujarnya.
Lima dapil yang diusulkan, yakni Gantarang-Kindang yang awalnya memang pemekaran dari satu kecamatan menjadi dua, begitupun Bulukumpa-Rilau Ale. Sedangkan Ujung Bulu-Ujung Loe menjadi satu dapil, Kajang-Herlang yang secara adat sama, dan Bontotiro- Bontobahari.
“Ini sangat ideal, berdasarkan hasil argumentasi masuk akal. Jadi pertimbangan jumlah penduduk bertambah, integritas wilayah, dan kita sudah harus modernisasi,” tambahnya.
Mantan ketua DPRD Bulukumba ini bahkan mengaku telah melakukan uji respons masyarakat melalui kegiatan sosialisasi partainya. Berkarya di Bulukumba sudah memberikan konsep perubahan dapil.
Sementara yang bertahan dengan empat dapil di antaranya PDIP dan Partai Golkar. Pengurus PDIP Bulukumba, Zulkifly Sayye mempertimbangkan mempertahankan empat dapil dengan alasan regulasi yang ada belum memenuhi syarat untuk merubah jumlah dapil Bulukumba saat ini.
Pertimbangan terberatnya soal kesetaraan jumlah kursi yang berdampak pada sistem pembangunan. “Kasian kalau ada satu dapil hanya lima kursi dan yang lain lebih, pembangunan tentu ke dapil yang lebih banyak legislatornya,” paparnya.
Sementara yang mengusulkan enam dapil dari PKS dan Perindo.  Keduanya mengusulkan dapil Ujung Bulu-Ujungloe, Kindang-Rilau Ale, Kajang-Herlang, dan Bontobahari-Bontotiro. Sedangkan satu kecamatan yang dijadikan satu dapil yakni Gantarang dan Bulukumpa dengan pertimbangan jumlah penduduk yang banyak. (*)
—-
bahan grafis…
Opsi Dapil Pemilu 2019 Kabupaten Bulukumba
* Empat Dapil
1. Gantarang-Kindang
2. Bulukumpa-Rilau Ale
3. Ujung Bulu-Ujungloe-Bontobahari
4. Kajang-Herlang-Bontotiro
*Lima Dapil
1. Gantarang-Kindang
2. Bulukumpa-Rilau Ale
3. Ujung Bulu-Ujungloe
4. Kajang-Herlang
5. Bontotiro-Bontobahari
*Enam Dapil
1. Kindang-Rilau Ale
2. Ujung Bulu-Ujungloe
3. Kajang-Herlang
4. Bontotiro-Bontobahari
5. Gantarang
6. Bulukumpa

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!