Pungli Kebersihan Catut Nama Wabup, Ini Kata Tomy Satria – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Pungli Kebersihan Catut Nama Wabup, Ini Kata Tomy Satria

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto
BULUKUMBA,RADAR SELATAN.CO.ID — Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bulukumba diduga melakukan pungutan liar (pungli) iuran pembayaran sampah. Oknum yang mengaku sebagai kolektor resmi DLHK diperintahkan oleh Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.
Informasi yang dihimpun RADAR SELATAN menyebutkan, aksi yang berlangsung setahun belakangan terungkap saat kolektor resmi melakukan penagihan. Wajib iuran berdalih terlah membayar Rp 5 ribu untuk skala rumah tangga dan Rp 50 ribu skala industri. Pembayaran tersebut diberikan kepada oknum yang lebih dulu melakukan penarikan iuran.
Kasi Pelayanan Persampahan DLHK Bulukumba, Hairusabri mengatakan,  belum mengetahui pasti informasi tersebut. Namun setelah pihaknya segera mengkroscek kebenaran informasi itu.
“Terima kasih telah menyampaikan kepada kami, kami akan lakukan kroscek lebih jauh siapa pelakunya,” ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu, 7 Februari.
Penarikan iuran sampah, kata Hairusabri diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nnomor 12 Tahun 2017 tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan. Tarifnya Rp 5 ribu untuk sampah rumah tangga dan Rp 50 ribu untuk industri.
Petugas kolektor sampah berjumlah 11 orang masing-masing 9 orang dari DLHK dan 2 orang dari Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang dilengkapi dengan surat tugas, Id card, dan SK. “Kami meminta masyarakat waspada dan memperhatikan surat tugas dan ID card para kolektor sampah, umumnya, kolektor yang ditugaskan membawa Perbup Id card, dan SK,” imbaunya.
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dari informasi yang dia dapatkan namanya dicatut oleh oknum ASN di DLHK. “Iya, betul. Nama saya disebut memerintahkan lakukan pungutan kepada industri, dan itu tidak benar,” katanya.
Untuk tindakan lebih lanjut, Tomy telah mengkoordinasikan masalah tersebut dengan Inspektorat Bulukumba. Jika terbukti, oknum akan dikenakan sanksi. (jar/man/b

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!