Program Lapangan Sepak Bola Internasional NH-Aziz Terinsipirasi dari Uruguay – Radar Selatan

Radar Selatan

Pilkada

Program Lapangan Sepak Bola Internasional NH-Aziz Terinsipirasi dari Uruguay

MAKASSAR, RADARSELATAN.CO.ID — Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menjadikan lapangan sepak bola internasional di setiap kecamatan sebagai salah satu program unggulan. Program tersebut terinspirasi dari Uruguay yang memiliki lapangan sepak bola yang melimpah. Di negara itu, lapangan sepak bola bukan sebatas untuk olahraga, melainkan area publik untuk rekreasi dan berdiskusi.

NH bercerita tekadnya untuk menghadirkan lapangan sepak bola bertaraf internasional dimulai sesuai mengunjungi Uruguay, beberapa tahun lalu. Di negara pertama peraih Piala Dunia, lapangan sepak bola bertebaran sejauh mata memandang. Tidak terhitung jumlahnya.

“Lapangan sepak bola tidak sebatas dijadikan tempat olahraga. Seperti di Uruguay, bisa jadi tempat berkumpul dengan teman dan keluarga. Bisa untuk rekreasi, diskusi dan lain-lain,” kata NH.

NH menuturkan nuansa di Uruguay itu bukanlah perkara sulit untuk direalisasikan. Toh, manfaatnya lebih terasa dan langsung mengena ke masyarakat. Pasalnya, keberadaan lapangan sepak bola representatif akan menunjang pengembangan bakat dan minat sepak bola anak. Lapangan di tiap kecamatan itu juag bisa menjadi tempat bertukar pikiran dan melakukan kegiatan sosial.

“Muaranya, kita tumbuhkan kembali semangat gotong royong yang dari hari ke hari semakin terkikis,” ujar Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia itu.

Disinggung rasionalisasi anggaran program itu, NH mengaku sudah diperhitungkan dengan cermat. Cibiran berbagai pihak siap dijawabnya bersama Aziz bila kelak diberikan amanah memimpin Sulsel. NH menegaskan tidaklah sulit menghadirkan lapangan sepak bola bertaraf internasional di setiap kecamatan. Toh, hampir di semua kecamatan sudah ada lapangan sepak bola sehingga tinggal merevitalisasi.

“Kalau soal anggaran berkisar Rp300 juta hingga Rp500 juta. Dengan total kecamatan mencapai 307, maka total dibutuhkan sekitar Rp250 miliar lebih. Realisasi pengerjaannya dibagi dalam lima tahun masa kerja sehingga anggarannya tidak terlalu besar,” terang mantan Ketua PSSI itu.

NH memastikan program lapangan sepak bola internasional itu lebih murah dan bermanfaat dibandingkan proyek ambisius reklamasi pantai Center Point of Indonesia oleh Pemprov Sulsel. “Anggaran untuk membenahi lapangan sepak bola ini tidak ada apa-apanya. Lebih besar bangun CPI. Tapi, ini (lapangan sepak bola) pastinya akan lebih dinikmati oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya. (rls)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!