Miris !! 30 Tahun Ruas Kabupaten Terabaikan di Desa Balangtaroang – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Miris !! 30 Tahun Ruas Kabupaten Terabaikan di Desa Balangtaroang

Ilustrasi int
BULUKUMPA, RADAR SELATAN.CO.ID — Sudah 30 tahun terakhir, ruas jalan kabupaten di Desa Balangtaroang, Kecamatan Bulukumpa, terabaikan. Sepanjang dua kilometer ruas jalan tersebut rusak tanpa ada perbaikan.
Kepala Desa Balangtaroang, Jasman, menjelaskan, perbaikan ruas jalan tersebut hampir setiap tahunnya diusulkan melaui musrenbang (musyawarah rencana pembangunan). Namun hingga kini usulan tersebut tak pernah terealisasikan.
“Jauh sebelum saya menjabat sebagai kepala desa sudah diusulkan untuk diperbaiki, hingga pelaksanaan musrenbang beberapa waktu lalu. Tapi belum masuk dalam daftar perbaikan jalan di kabupaten,” bebernya, Minggu, 25 Februari.
Padahal menurut Jasman, ruas jalan tersebut menjadi penghubung beberapa desa. Bahkan menjadi salah satu jalan yang menghubungkan Kabupaten Bulukumba dan Sinjai.
“Lokasinnya itu di Dusun Tappalang dan Dusun Bontobaju, menghubungkan Desa Balangtaroang dengan Desa Bulo-bulo dan Desa Bontobulaeng. Selain itu menghubungkan Desa Balangtaroang dengan Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Jasman, ruas jalan tersebut juga merupakan kawasan padat penduduk sekira 200 kepala keluarga. “Olehnya itu kami berharap pemerintah kabupaten bisa memperhatikan ruas jalan tersebut, karena itu masuk ruas kabupaten, seandainya ruas desa, kemungkinan sudah diperbaiki meskipun dilakukan secara bertahap,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Bidang Reservasi Jalan dan Pembangunan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bulukumba, Hidayat, menuturkan, pada perealisasian program khususnya yang diusulkan melalui musrenbang tidak sepenuhnya ditentukan oleh satu pihak saja. Selain itu harus merujuk pada skala prioritas atau tidak, karena itu juga menjadi dasar pemerintah untuk merealisasikan program.
“Dan juga harus dilihat apakah program tersebut sudah masuk rencana kerja daerah atau tidak. Namun kami mengimbau kepada pemerintah desa setempat untuk tetap mengusulkan sampai usulan tersebut terealisasi,” tambahnya. (ria/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!