Sebulan Lebih, Sembilan Pelaku Narkoba Tertangkap. Polisi: Bulukumba Darurat Narkoba – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Sebulan Lebih, Sembilan Pelaku Narkoba Tertangkap. Polisi: Bulukumba Darurat Narkoba

AKP Rujianto Dwi Poernomo Kasat Res Narkoba Polres Bulukumba
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID – Sepanjang Januari hingga tanggal 25 Februari 2018, Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba berhasil menangkap sembilan pelaku penyalahgunaan narkoba. Kesembilan pelaku terangkum dalam lima kasus pengungkapan.
Kepala Satres Narkoba Polres Bulukumba, AKP Rujianto Dwi Poernomo, menjelaskan, penagkapan para pelaku merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan polisi. Selain itu beberapa pelaku sudah menjadi target operasi, ada pengguna dan ada kurir atau pegedar.
“Keberhasilan polisi itu tidak terlepas dari partisipasi masyarakat yang terbuka dan berani memberikan informasi kepada polisi. Jadi peran serta masyarakat dalam pemberantasan narkoba itu memang penting,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu 25 Februari kemarin.
Dari kelima kasus tersebut, lanjut Rujianto, berhasil diamankan barang bukti berupa 0.68 gram narkoba jenis sabu, dan beberapa alat isap lainnya seperti bong dan pyrex. Dari data tersebut, kata dia, kasus penyalahgunaan narkoba di Bulukumba tergolong tinggi dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Dijelaskannya, sepanjang 2017 jumlah pelaku penyalahgunaan narkoba yang telah ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 117 orang dari 63 kasus dengan barang bukti sabu sebanyak 25,015 gram. “Jadi total tersangka dari Januari tahun 2017 hingga Februari 2018 itu sebanyak 126 tersangka dalam 68 kasus,” paparnya.
Hingga saat ini, lanjut Rujianto, sudah ada 51 perkara di tahun 2017 yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan dan dinyatakan P-21 (lengkap), sisanya masih dalam tahap pemberkasan. Sementara untuk kasus Januari-Feberuai 2018 masih dalam tahap penyelidikan.
Berdasarkan data tersebut, Rujianto menilai kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bulukumba tergolong tinggi, bahkan dikategorikan sebagai salah satu daerah darurat narkoba. Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat khususnya pelajar dan anak-anak yang dinilai rawan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Untuk penindakan sendiri, sudah dilakukan berdasarkan aturan dan diproses sesuai undang-undang yang berlaku. “Intinya butuh peran serta masyarakat dan seluruh elemen terkait untuk memerangi narkoba,” tutupnya. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!