Segera Buat Ederan, Bupati Larang Hindangkan Makanan Kemasan, Begini Alasannya – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Segera Buat Ederan, Bupati Larang Hindangkan Makanan Kemasan, Begini Alasannya

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali mendukung surat edaran Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang ditetapkan per 26 Februari 2018 terkait Himbauan Penyediaan Hidangan Rapat Bebas Kemasan Plastik. Surat edaran no SE.3/UM/RT/SET.1/2/2018 dalam rangka mendukung kebijakan nasional tentang pengelolaan sampah berupa pengurangan sampah plastik.
Sebagai wujud dukungan pemerintah daerah, Sukri mengaku akan segera membuat surat edaran yang sama untuk aparat Pemkab Bulukumba dan masyarakat dalam bentuk himbauan. Pertimbangannya, selain untuk pengurangan sampah plastik juga untuk kesehatan.
“Mari kita menghindari penggunaan pelastik, di samping menjaga lingkungan karena plastik adalah sampah yang sulit dihancurkan juga menjaga kesehatan karena kemasan makanan panas dalam plastik juga tidak baik untuk kesehatan,” katanya melalui aplikasi WhatsApp, kemarin.
Dalam surat edarah Kementrian LHK menjelaskan, setiap pelaksanaan rapat atau pembahasan di lingkungan kantor Kementerian LHK disediakan hidangan rapat berupa snack, makanan, dan minuman yang tidak menggunakan pembungkus atau plastik. Surat edaran tersebut diharapkan dapat disosialisasikan kepada pegawai di satuan kerja instansi yang dimaksud.
Data Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebutkan produksi sampah plastik di Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia dengan sampah domestik yaitu 5,4 juta ton per tahunnya. Semakin hari semakin menumpuk dan susah untuk terurai
Meskipun kantong plastik yang standar umumnya berbahan dasar polyethylene tetapi tidak bisa mengalami biodegrasi. Plastik dapat terurai secara alami dengan fotodegradasi, yaitu menjadi rapuh dan terpecah-pecah jika terkena paparan ultraviolet dari sinar matahari. Namun semua pakar mengatakan butuh waktu yang lama, diperkirakan 500 tahun sampai 1.000 tahun untuk terjadinya penguraian. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!