Empat Tahun Kasus Korupsi TIK Mandek di Polisi – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Empat Tahun Kasus Korupsi TIK Mandek di Polisi

* Tiga Tersangka Buron, Satu Tak Tersentuh
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Meski telah dinyatakan P-21 alias berkas lengkap, namun hingga saat ini, kasus dugaan tindak pidana korupsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba tak kunjung disidangkan. Buronnya salah satu tersangka menjadi alasan penyidik Tipikor Polres Bulukumba sebahai penghambat proses pelimpahan berkas.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Deki Marizaldi mengatakan, pada dasarnya kasus tersebut telah tuntas ditahap penyidikan. Dua orang tersangka, masing-masing Muh. Ajis selaku PPK dan H. Arifuddin selaku rekanan masih berstatus buron.
“Sudah P-21 cuma tersangka satu orang kan buron. Makanya kita kejar dulu, kalau sudah ditangkap langsung kita serahkan ke kejaksaan dan disidangkan. Keduanya akan sama-sama disidangkan,” katanya saat dikonfirmasi,  Rabu 7 Maret 2018.
Ditanya soal belum ditahannya salah seorang tersangka, Muh. Ajis, pihaknya beralasan kalau kasus ini telah memasuki tahap II yang seharunya para tersangka sudah diserahkan ke jaksa bersama alat bukti. Alasan lainnya, tidak dilakukanya penahanan kepada Muh Ajis atas petunjuk jaksa.
“Harus bersamaan kedua tersangkanya, itu perunjuk JPU (Jaksa Penuntut Umum). Kendalanya, yah cuma karena H. Arifuddin buron. Intinya sampai kapan pun kasus ini akan tetapi diproses,” ujarnya.
Seperti diketahui, dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat TIK di Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba, penyidik Tipikor Polres Bulukumba telah menetapkan empat orang tersangka. Keempatnya masing-masing mantan Direktur PDAM Bulukumba, Syamsuri, mantan bendahara DPD II Golkar, Arifuddin, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Muh. Adjis, dan Husain Suwanto, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Dalam kasus ini, para tersangka diduga menggelapkan dana proyek sebesar Rp 700 juta lebih dari total anggaran Rp 2,4 miliar. Proyek ini sendiri berupa pengadaan komputer dan sarana pendukung lainnya yang dianggarkan melalui APBD tahun 2013.(*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!