Penyebar Hoax Terancam Enam Tahun Penjara – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Penyebar Hoax Terancam Enam Tahun Penjara

AKBP M Anggi Naulifar Siregar Kapolres Bulukumba
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Bagi anda pengguna sosial media ada baiknya lebih berhati-hati dan bijak dalam memanfaarkan teknologi. Setiap informasi yang disebar harus benar-benar terverifikasi kebenarannya. Karena jika keliru postingan anda dapat dianggap sebagai berita bohon alias hoax yang bisa berujung pidana.
Hal ini diungkapkan Kapolres Bulukumba, AKBP M Anggi Nualifar Siregar menyikapi fenomena maraknya informasi hoax yang disebarkan melaluli media sosial. Menurutnya, informasi yang salah berisi ujaran kebencian kepada pribadi ataupun kelompok tertentu dapat berpotensi konflik.
“Pelaku penyebar hoax bisa terancam pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Di dalam pasal itu disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar,” tegas mantan Kapolres Sidrap ini, Selasa 13 Maret 2018, kemarin.
Untuk meminimalisir dan mencegah merebaknya ‘virus’ haox, kepolisian gencar melakukan sosialisasi dan kampanye anti hoax. Anggi berharap mulai saat ini setiap orang harus lebih berhati-hati dalam menyebarkan pesan berantai lewat perangkat elektronik. Termasuk menyebarluaskan pesan pendek (SMS), facebook, WhatsApp, maupun e-mail.
“Yang mem-forward disadari atau tidak, juga bisa kena karena dianggap turut mendistribusikan kabar bohong. Makanya harus pandai pandai menyaring mana berita yang bisa di pertanggungjawabakan atau justru merugikan,” tambahnya.
Terakhir, Anggi mengimbau masyarakat jika mendapat pesan berantai yang belum terverifikasi kebenarannya agar tak sembarang men-share berita terutama yang mengarah pada provokasi.
“Masyarakat jangan mudah mempercayai setiap informasi, apalagi yang bersifat mediskreditkan pribadi atau kelompok tertentu, karena bisa merugikan orang lain terlebih lagi diri kita sendiri. Saatnya netizen cerdas menyaring setiap informasi. Katakan saya benci hoax. Kita harus satu kata NKRI bebas berita hoax dan NKRI anti hoax,” tegasnya. (faj/man/c)
Tips Menghindari Informasi Hoax
-Cermati alamat situs berita
-Hati-hati dengan judul berita provokatif
-Periksa fakta
-Teliti keaslian foto atau vidio
-Bijak dalam menggunakan sosial media
-Membandingkan konten berita dengan media profesional dan ternama
-Teliti keaslian akun penyebar situs

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!