NH Diminta Berdayakan IRT untuk Bantu Ekonomi Keluarga – Radar Selatan

Radar Selatan

Pilkada

NH Diminta Berdayakan IRT untuk Bantu Ekonomi Keluarga

MAKASSAR, RADARSELATAN.CO.ID — Ratusan warga antusias mengikuti kampanye tatap muka dan dialogis Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), di Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu, 14 Maret. Masyarakat dari berbagai elemen berbondong-bondong datang. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pedagang hingga ibu rumah tangga alias IRT.

Di sela kampanye terbatas, mereka menanyakan seputar gagasan dan program NH yang berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzakkar. Ada pula yang menumpahkan keluh kesah perihal permasalahan ekonominya. Seperti yang disampaikan oleh Eka Suhaida, seorang ibu rumah tangga, yang menaruh asa perekonomiannya membaik bila NH-Aziz terpilih menjadi nakhoda baru Sulsel.

Eka meminta NH-Aziz mencanangkan program khusus pemberdayaan IRT. Kalangan IRT, kata dia, sangat ingin membantu ekonomi keluarga agar taraf hidupnya bisa meningkat. Tapi, pihaknya tidak tahu harus berbuat apa. Belum lagi, banyak di antara IRT yang memang tidak memiliki keterampilan khusus. Olehnya itu, ia mengharapkan NH-Aziz memberikan atensi.

“Semoga diberikan perhatian juga kami-kami ini. Kan bisa diberikan pelatihan untuk keterampilan. Nah, ilmu yang kami dapatkan itu akan dimanfaatkan untuk membantu pendapatan rumah tangga atau ekonomi keluarga. Kami sangat mengharapkan itu pak,” ujar Eka.

Terlepas dari itu, Eka juga mengapresiasi program NH-Aziz lainnya yang sangat pro-rakyat. Misalnya terkait pendidikan dan perlengkapan sekolah gratis. Kebijakan itu tentunya akan sangat meringankan beban ekonomi keluarga. Namun, pihaknya ingin pasangan nomor urut satu itu benar-benar menggaransi program pendidikan tersebut bebas dari segala macam bentuk pungutan.

Merespons pertanyaan sekaligus permintaan warga, NH menegaskan pihaknya sangat mendukung usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM. Olehnya itu, ia berencana membatasi operasional swalayan yang kini sudah merambah hingga ke pelosok. Kebijakan tersebut untuk memastikan pelaku usaha kecil dapat bersaing dan terus berkembang.

Adapun soal program pendidikan, NH menuturkan pihaknya memang tidak sebatas menggratiskan biaya sekolah dan perlengkapan sekolah. Pihaknya menggaransi bila kelak terpilih, segala pungutan dengan modus apapun tidak diperbolehkan. Kata dia, pendidikan merupakan hak dasar warga yang menjadi tanggungan pemerintah. “Tidak akan ada pungutan, itu dilarang,” pungkasnya. (rls)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!