Rekanan Menang Tender Rp32 Miliar Tak Penuhi Dokumen Kualifikasi – Radar Selatan

Radar Selatan

Bantaeng

Rekanan Menang Tender Rp32 Miliar Tak Penuhi Dokumen Kualifikasi

perusahaan kontraktor asal Bulukumba di Dampang, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng tengah pengerjaan. Proyek tersebut diduga tidak melalui lelang perencanaan dan pengawasan.
BANTAENG, RADAR SELATAN.CO.ID  — Rekanan yang menang tander proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bantaeng senilai Rp 32 miliar diduga tak miliki surat keterangan bebas temuan mengikuti tender proyek tahun 2018 dari Pemkab Bantaeng sebagaimana yang disyaratkan kepada peserta lelang pada pengumuman lelang LPSE Kabupaten Bantaeng.
Kasubag Tindak Lanjut Temuan Pemeriksa Sekretariat Daerah, Muh. Azwar, SH mengungkapkan, berdasar Register SK Bebas Temuan Tahun 2018 tidak ditemukan rekanan atas nama PT Agung Perdana Bulukumba yang mengajukan permohonan bebas temuan Tahun 2018. Padahal SK bebas temuan merupakan dokumen kualifikasi perusahaan untuk mengikuti tender paket.
“Dalam pengendalian penyelesaian tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan oleh Aparat Intern maupun Extern Pemerintah ditegaskan bahwa bagi perusahaan yang pernah mendapatkan pekerjaan 1-2 tahun terakhir di Pemkab Bantaeng diwajibkan untuk memiliki keterangan bebas temuan dari Ketua Tim Tindak Lanjut Pemkab Bantaeng,” ungkapnya.
Ketua DPD LIRA Bantaeng, Yuzdanar mengatakan, ada kejahatan terstruktur, sistematis dan masif dalam Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bantaeng pada proyek dengan nomor kontrak 600/02.02/SP-BJJ/PUPR/II/2018. Diduga tidak ada tender perencanaan pengerjaan dan pengawasan untuk proyek pengerjaan pembangunan ruas jalan di Dampang, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaeng.
“Apalagi kontraktor tersebut pernah temuan BPK,” katanya
Yusdanar meminta ULP Bantaeng untuk mengadakan tender ulang terhadap proyek yang dikerjakan rekanan tidak sesuai prosedur sesuai Perpres nomor 4 tahun 2015 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, dan LKPP nomor 2 tahun 2017. Ia juga berharap penegak hukum menyelidiki kasus itu.
“Secara resmi saya akan melapor minggu depan setelah mengumpulkan semua berkas pendukung,” katanya. (jar)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!