SMAN 9 Bulukumba jadi Pilot Projeck USBNBK – Radar Selatan

Radar Selatan

Pendidikan

SMAN 9 Bulukumba jadi Pilot Projeck USBNBK

SUPARMAN/RADAR SELATAN Proses pengimputan naskah soal USBNBK di SMAN 9 Bulukumba oleh guru dari sejumlah sekolah di Kabupaten Bulukumba. USBNBK rencananya mulai dilaksanakan mulai Senin 19-27 Maret 2018.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — SMAN 9 Bulukumba, Kecamatan Ujungloe, menjadi pilot projeck pelaksanaan USBNBK (Ujian Sekolah Berstandar Nasional Berbasis Komputer). Pengimputan soal mata pelajaran yang akan diujikan mulai dilakukan, Jumat 16 Maret.

Kepala SMAN 9 Bulukumba, Muhammad Safri mengungkapkan, pelaksanaan USBNBK merupakan ujian sekolah berbasis komputer pertama dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba. Ada beberapa sekolah yang ikut melaksanakan ujian serupa dengan menerapkan aplikasi yang telah dirancang layaknya UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).

“Semua SMA/MA tahun ini melaksanakan USBNBK baik negeri maupun swasta, salah satunya SMA Karya yang hari bersama-sama SMAN 9 melakukan pengimputan soal dalam aplikasi, hari ini. Selain di SMAN 9, pengimputan soal juga dilakukan di SMAN 10 Bulukumba dan SMAN 1 Bulukumba. Semuanya di bawah koordinasi ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) tingkat SMA sederajat,” terangnya saat ditemui di sekolahnya, kemarin.

Aplikasi USBNBK yang diterapkan merupakan hasil kerja sama dengan pihak ketiga. Safri mengaku, penerapan USBNBK merupakan sebuah terobosan positif dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dengan memanfaatkan tekonologi yang ada. Selain lebih efisien dalam penggunaan biaya ujian khususnya kertas dan waktu, guru juga dituntut untuk meningkatkan kapasitas di bidang teknologi.

“Manfaat USBNBK ini sangat positif bagi siswa, guru, dan unit pendidikan tentunya. Pemanfaatan tekonologi yang tepat akan menghasilkan mutu pendidikan yang lebih berkualitas. Tapi bukan berarti sistem konvensional kurang baik, tapi lebih kepada efisiensi dan mengikuti perkembangan teknologi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMA Sederajat Kabupaten Bulukumba, Syamsurijal, menambahkan, penerapan USBNBK menjadi sarana latihan bagi siswa sebelum menghadapi UNBK. Sejauh ini, kata dia, tidak ada kendala berarti yang dihadapi pihak sekolah dalam menerapkan tekonlogi dengan dukungan sarana, meskipun di beberapa sekolah masih kurang.

“Penerapan teknologi dalam sistem pendidikan kami nilai jauh jauh lebih baik dalam upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan khususnya di Bulukumba. Selain lebih efisian dari segi biaya dan waktu, siswa dan guru juga dituntut untuk melek teknologi mengikuti perkembangan,” ujarnya.

Rencananya, lanjut Syamsurijal, pelaksanaan USBNBK secara serentak berlangsung pada mulai Senin 19-27 Maret 2018, dengan 13 mata pelajaran yang akan diujikan. Penerapan tekonologi dalam pendidikan diharapkan menjadi lokomotif peningkatan mutu baik secara akademik maupun non akademik siswa dan guru.

“Kita semua berharap pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan membawa efek positif bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia khususnya di Kabupaten Bulukumba,” kuncinya. (man/ris)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!