Terkait Penertiban Ternak, DPRD Ikut Soroti Satpol PP, Ini Kata Bupati – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Terkait Penertiban Ternak, DPRD Ikut Soroti Satpol PP, Ini Kata Bupati

Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali, bersama Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Insiden penertiban ternak dalam kota oleh anggota Satpol PP Kabupaten Bulukumba terus menuai sorotan. Selain teguran tertulis dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, DPRD Bulukumba juga ikut angkat bicara.
Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki menyampaikan kekecewaanya atas tindakan anggota Satpol PP tersebut.  Dia menilai masih banyak cara yang lebih baik dalam memeperlakukan ternak, tidak menyeret tapi mengangkutnya dengan mobil.
“Sebaiknya semua tindakan harus sesuai aturan meskipun di sisi lain mereka menjalankan perda, tapi cuma yang salah Satpol karena kenapa diseret begitu. Mestinya kan bisa ditarik orang saja atau anggota Satpol yang tarik, bukan mobil sehingga terkesan ternak disiksa,” ujarnya, Kamis 15 Maret 2018, kemarin.
Politikus Golkar ini mengharapkan kejadian tersebut menjadi pelajaran seluruh pihak, baik Satpol PP maupun pemilik ternak. “Tindakan Satpol PP ini melanggar aturan, tidak ada alasan untuk melakukan hal tersebut. Masa harus mati akal? Apa pun alasannya, ya tetap melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan,” paparnya.
Ketua Komisi B, Lukman menambahkan, ke depannya Satpol PP melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setiap akan melakukan penertiban ternak. Dia meyakini pihak Disnakkeswan punya cara yang lebih elegan menangani ternak.
“Surat itu dibalas dengan surat, itu etika pejabat. Bukan berpolemik di medsos yang saya nggap tidak pada tempatnya. Tidak perlu wakil bupati berpolemik di medsos karena surat teguran itu jelas, harusnya wakil bupati balas surat teguran itu biar lebih gentlemen,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi A, Andi Arman mengaku telah meminta Satpol PP agar memberikan klarifikasi secara tertulis terkait insiden tersebut. “Menurut penjelasannya (Satpol PP, red) sapi yang diberitakan tewas itu tidak benar, dan menurut saya ini pemberitaan dilakukan secara sepihak tanpa meminta klarifikasi dan investigasi,” ujarnya.
Terpisah, Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali mengaku merespons baik surat teguran yang dilayangkan gubernur. Dia menilai teguran itu lebih memotivasi Satpol PP dalam menjalankan tugas lebih baik lagi.
“Harus saya akui ada pelanggaran Satpol PP tentang hak atas perlindungan hewan, apa pun alasannya bukan binatang itu yang disiksa. Sudah saya tegur untuk tidak diulangi lain kali. Teguran gubernur itu bagus mengingatkan kita semua tentang  cara penangan masalah khusus yang bernyawa,” imbuhnya. (faj/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!