Kematian Warga Desa Tugondeng Dipertanyakan – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Kematian Warga Desa Tugondeng Dipertanyakan

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Hatang Dg Makkulle (75), warga Desa Tugondeng Kecamatan Herlang, yang ditemukan tewas terkapar di kebunnya, pada Sabtu 17 Maret lalu, masih menimbulkan teka-teki. Pihak keluarga menilai kematian warga tersebut tak wajar.

 

 

Hal itu disampaikan H.A.M.Juharta, menurutnya dengan melihat kondisi jasad saat ditemukan, ia curiga kalau pamannya meninggal dunia bukan karena tertimpa pohon seperti yang di kabarkan sebelumnya. Pasalnya, tak ditemukan bercak darah ataupun luka serius di tubuh pamannya.

“Kalau terkena pohon pasti terlihat luka robek atau ada darah di tubuh korban atau disekitar lokasi saat ditemukan mayatnya,”jelasnya Minggu 25 Maret 2018, kemarin.

Yang ada,  lanjut Juharta, ada luka pada betis korban, mirip luka bakar. Ia curiga kalau korban meninggal akibat tersengat listrik di daerah dekat saat jasad pamannya ditemukan. Anehnya, pihaknya juga mencurigai jasad korban telah dipindahkan oleh seseorang, hal itu dikuatkan parang milik korban ditemukan dilokasi berbeda, lalu dihembuskan isu akibat tertimpa pohon.

“Lalu bagaimana dengan luka melepuh di kaki paman saya. Saya rasa polisi juga harus menindaklanjuti informasi soal adanya perangkat babi menggunakan aliran listrik disekitar lokasi milik seseorang,”paparnya.

Mantan anggota DPRD Bulukumba, ini berharap agar polisi segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan melakukan olah TKP untuk mengungkap meninggalnya korban. “Kalau Polsek Herlang atau Polres tidak memproses ini, kita akan laporkan ke Polda Sulsel,”paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Herlang, AKP Bakri yang dihubungi melalui nomor handphone dan Whast App, tidak memberikan respon.

 

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Deki Marizaldi, membenarkan adanya informasi tersebut. Olehnya saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Polsek Herlang. “Informasi kalau warga itu meninggal karena tersengat listik masih kita kembangkan,  masih kita dalami dulu dan mengumpulkan bukti,”paparnya. (Fajar RFR)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!