Kopel Yakini Perjalanan Dinas DPRD Bulukumba Fiktif – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Kopel Yakini Perjalanan Dinas DPRD Bulukumba Fiktif

Ilustrasi int
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  —  Komite Pemantau Legislatif (Kopel) menyakini perjalanan dinas anggota DPRD Bulukumba fiktif. Penyidik kepolisian diminta bekerja ekstra membongkar dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut.
Direktur Kopel Bulukumba, Muhammad Jafar mengungkapkan, pihaknya mendorong agar polisi serius menangani kasus yang diduga kuat terjadi manipulasi. Tinggal pembuktian yang dibutuhkan dalam mengungkap kasus tersebut.
“Kita di Kopel meyakini ada (fiktif, red). Kadang tidak berangkat, tapi ada SPPD-nya,” ujarnya, kemarin.
Menurut Jafar, saat ini sudah beberapa bukti yang telah muncul kepermukaan, salah satunya perjalanan dinas untuk bimbingan teknis (bimtek) ke Semarang pada 2017 lalu. Saat dikonfirmasi ke DPRD Bulukumba waktu itu ada 40 surat perintah perjalanan dinas (SPPD) anggota dewan.
Hanya fakta di lapangan justru sebagian anggota dewan berada di tempat yang berbeda-beda. Termasuk yang harus ditelusuri apakah anggaran 40 legislator keluar meski tidak berangkat.
“Ini baru sekali, belum yang lain. Nah, ini harus ditelusuri kebenaraanya, polisi harus lebih serius mengusut ini,” tegasnya.
Jafar menilai, bahwa asas manfaat perjalanan dinas tidak ada sebenarnya. Bahkan ini terkesan pemborosan anggaran saja, apalagi harus berangkat semua. Padahal ada regulasi bimtek yang bisa dilakukan sekretariat dean (setwan), tinggal berkoordinasi dengan Mendagri bagaimana supaya bimtek dilaksanakan di daerah.
“Kita bisa menghemat anggaran, kalau di sini (Bulukumba, red) dilaksanakan, dari pada ke luar daerah,” jelasnya.
Kapolres Bulukumba, AKBP M Anggi Naulifar Siregar yang dikonfirmasi mengatakan, proses kasus dugaan mark up anggaran perjalanan dinas dewan masih tahap pemeriksaan. Penyidik masih memperbanyak keterangan dengan memanggil beberapa pihak. Pihaknya belum bisa memastikan berapa orang yang terlibat dalam masalah ini, sebab proses masih panjang.
“Iya, proses masih berjalan, masih banyak yang akan diperiksa,” singkatnya. (jar/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!