Legislator ini Sebut Penarikan Retribusi Belum Optimal – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Legislator ini Sebut Penarikan Retribusi Belum Optimal

Hj. Ilmiaty Asip  Anggota DPRD Bulukumba
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Anggota DPRD Bulukumba, Hj. Ilmiaty Asip menyebut penarikan retribusi daerah masih belum optimal. Dia mencontohkan IMB dan izain usaha walet yang belum mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Misalnya optimalisasi penarikan retribusi izin mendirikan bangunan usaha burung walet, walau secara regulasi tidak kita dapatkan payung hukum soal retribusi sarang burung waletnya, tapi penarikannya adalah melaui izin mendirikan bangunan sarang burung walet,” ungkapnya, Senin 9 April 2018.
Ilmi mendorong pemerintah segera membuat regulasi khusus untuk usaha burung walet agar para pengusaha secara sadar memberikan kontribusinya ke pemerintah. Kontribusi dapat dalam bentuk materi atau pun infrastruktur semacam CSR (Corporate Social Responsibility) kepada masyarakat.
“Jadi optimalisasi PAD memungkinkan bila pemda melakukan upaya aktif dalam melakukan penarikan retribusi dan mengontrol potensi kebocoran,” ujar Politikus Hanura ini.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Bulukumba, Kr. Suginna mengatakan, hingga saat ini daerah belum pernah memgeluarkan izin usaha walet. Hal tersebut dikarenakan belum adanya regulasi yang mengatur jenis usaha tersebut.
“Selama ini pengusaha walet hanya mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) saja. Sehingga pengoptimalan penarikan retribusi izin walet belum ada, ” singkatnya. (faj/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!