Sepuluh Desa Gelar Pemilihan Anggota BPD, Ini Harapan Kades Topanda – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Sepuluh Desa Gelar Pemilihan Anggota BPD, Ini Harapan Kades Topanda

BULUKUMPA,RADAR SELATAN.CO.ID — Sepuluh desa menggelar pemilihan anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Pemilihan tersebut berlangsung secara serentak di kantor desa masing-masing, Senin 23 April. Salah satunya Desa Topanda, sebanyak 14 orang mendaftar sebagai calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

 

“Yang pendaftar ada 14 orang, tiga dari dusun Topanda,empat Dusun Mattirowalie,Tujuh Dusun Barana. Yang di terima itu 12 orang berdasarkan verifkasi berkas,masing-masing dua dusun Topanda, empat dusun mattirowalie, dan enam dari dusun barana,” Jelas Panitia Pelaksana, Ierham Lahia. Senin 23 April 2018.

 

Ia menjelaskan, untuk anggota BPD Topanda sendiri akan ada tujuh orang yang diterima berdasarkan hasil pemungutan suara oleh seluruh warga Topanda yang masuk dalam DPT.

 

” Mekanisme pemilihan dilaksanakan pemungutan suara. Kita jamin semua prosea ini berjalan sesuai koridor yang diatur UU,”katanya.

 

Sementara itu, Kades Topanda, Andi Jemma, berharap kepada anggota BPD yang terpilih nantinya mampu mengembang amanah rakyat Desa Topanda, sekaligus mampu menjalin kemitraan dalam rangka mengawal pemerintahan Desa Topanda.

 

“BPD kita harapakan menjadi mitra kritis dan solutif dalam rangka mengontrol demi terciptanya Topanda yang lebih baik dan sejahtera,”harapnya.

 

 

Terpisah, Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, mengungkapkan, sepuluh desa tersebut merupakan desa pemekaran.

“Empat di antaranya Desa Topanda (Kecamatan Rilau Ale), Desa Barugariattang (Kecamatan Bulukumpa), Desa Sopa (Kecamatan Kindang), dan Desa Taccorong (Kecamatan Gantarang),” tuturnya, Senin 23 April,

 

Menurut Andi Uke, ada dua mekanisme pemilihan anggota BPD, yakni pemilihan secara langsung dan musyawarah. “Jadi kami bebaskan pemerintah desa dan panitia pelaksana pemilihan BPD di desa-desa untuk menentukan mekanismenya, mereka mau pemilihan secara langsung boleh, secara musyawarah juga boleh,” jelasnya,

 

 

Andi Uke menambahkan dalam pemilihan anggota BPD masyarakat yang mengajukan diri sebagai calon BPD tidak boleh memegang jabatan lainnya dalam struktur pemerintahan desa. “Termasuk juga kalau ada ASN yang mengajukan diri untuk menjadi BPD, dia harus melepaskan salah satunya. Apakah tetap menerima tunjangan sebagai ASN atau tunjangan sebagai BPD,” tambahnya.

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!