Bulukumba Dijatah Rp 27,2 Miliar Untuk 14 Ribu Lebih Penerima Manfaat – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Bulukumba Dijatah Rp 27,2 Miliar Untuk 14 Ribu Lebih Penerima Manfaat

Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali, saat berdialog warga penerima bantuan sosial keluarga harapan
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali menyerahkan bantuan Peserta Keluarga Harapan (PKH) tahun 2018 senilai total Rp. 27.208.440.000 . Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Kantor Camat Gantarang, Senin 23 April.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Bulukumba, Syarifuddin mengungkapkan, tahun ini sebanyak 14.396 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) terdaftar sebagai penerima bantuan PKH. Penerima terbagi atas dua kategori, yakni KPM validasi sebanyak 8.337 dan PKM reguler berjumlah 6.059.
“Bantuan ini akan diberikan per triwulan. Ini merupakan Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial Republik Indonesia tahun 2018 yang merupakan implementasi program penanggulangan kemiskinan yang meliputi perlindungan sosial, rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, dan pelayanan dasar,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dalam sambutannya mengaku bangga dan terharu bisa hadir dan berbagi dengan masyarakat penerima manfaat dari seluruh desa. Menurutnya, PKH merupakan wujud nyata peran dan perhatian pemerintah dalam upaya membantu masyarakat kurang mampu.
“Saya yakin bahwa tidak ada satu pemerintah pun yang ingin melihat kehidupan rakyatnya susah. Olehnya itu, pemerintah harus pro aktif untuk turun ke lapangan melihat kondisi masyarakatnya,” ucapnya.
Menurut Sukri, pemerintah hadir untuk melayani dan memberikan solusi terhadap masalah yang dialami masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berjuang sampai ke pusat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba.
Diakhir sambutannya, Sukri mengingatkan seluruh penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya. “Jangan sampai bantuan yang diberikan ini digunakan untuk perilaku konsumtif. Manfaatkanlah untuk biaya pendidikan dan kebutuhan anak sekolah, kebutuhan hidup sehat atau tambahan modal untuk usaha,” imbaunya.

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!