Anggaran Perjalanan Dinas, DPRD Rp 10 M, Sekretariat Daerah Rp 1,2 M – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Anggaran Perjalanan Dinas, DPRD Rp 10 M, Sekretariat Daerah Rp 1,2 M

Ilustrasi int
REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: SUPARMAN
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID– Kasus dugaan mark up anggaran perjalanan dinas di DPRD Bulukumba terus bergulir di kepolisian. Namun yang tak kalah menarik, tahun ini DPRD mendapat alokasi anggaran Rp 10 miliar untuk biaya perjalanan dinas, sementara sekretariat daerah hanya Rp 1,2 miliar.
Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki menjelaskan, anggaran tersebut tak jauh berbeda dengan tahun tahun 2017 lalu. Anggaran tersebut diakui untuk membiayai beberapa item kegiatan seperti legislasi, koordinasi, serta pengingaktan kapasitas pimpinan dan anggota DPRD.
Menurut Hamzah, anggaran tersebut relatif kecil dibandingkan dengan kabupaten lain yang klasternya sama dengan Bulukumba.
“Sama tahun yang lalu karena volume perjalanannya sama jumlahnya tak jauh beda. Sekarang saja untuk perjalanan dinas untuk legislasi lebih banyak, tahun ini ada lima perda inisiatif sedang tahun lalu hanya tiga saja,” jelasnya. Rabu 2 Mei 2018, kemarin.
Politikus Golkar ini menambahkan, anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk 40 legislator saja tapi juga sekretariat DPRD, termasuk tenaga ahli. Dia membandingkan dengan anggaran pembahasan perda dengan daerah lain yang mencapai Rp 400 juta per satu perda.
Sementara di Bulukumba, DPRD hanya menganggarkan Rp 50 juta untuk biaya konsultasi satu perda. Meski jauh lebih kecil, Hamazah menjamin perda yang dihasilkan tetap berkualitas. Bahkan tahun lalu anggaran perjalanan dinas DPRD tersisa Rp 1 miliar.
“Kita tetap meminimalisir agar tidak terpakai semua dan menjadi silpa. Dibandingkan Wajo dan Bone luar biasa sekali, jauh besar sekali dari Bulukumba. Satu perda satu perjalanan dinas, bayangkan kalau 25 perda berarti 25 kali kami melakukan perjalanan dinas. Jadi anggaran perjalanan dinas ini sudah termasuk dalam dan luar daerah,” terang Hamzah merinci.
Berbeda dengan DPRD, anggaran perjalanan dinas di Sekretariat Daerah Kabupaten Bulukumba tahun ini sebesar Rp 1,2 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk bupati, wakil bupati, sekda, asisten, staf ahli, dan seluruh bagian.
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, menjelaskan, anggaran tersebut untuk kegiatan rapat koordinasi dan pendampingan. Jumlahnya pun sesuai rasionalisasi kegiatan di sekretariat daerah.
“Yah disesuaikan saja dengan anggaran yang tersedia. Kita tinggal berbagi tugas saja jika ada kegiatan di luar daerah. Bagaimana pun kita harus bersusaha mengefisienkan anggaran,” terangnya.
Selain itu, Sukri juga mengimbau seluruh aparatur di lingkup Pemkab Bulukumba untuk tidak melakukan rekayasa anggaran perjalanan dinas. “Kalau anggarannya dan petunjuknya segitu, jangan ditambah-tambah atau diubah item penganggarannya. Yang lurus-lurus saja, jangan gengsi nginap di hotel murah,” imbuhnya. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!