Dekranasda Gowa Promosikan Bunga Krisan Di Malino – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Dekranasda Gowa Promosikan Bunga Krisan Di Malino

Foto bersama antara Ketua Dekranasda Gowa, Priska Paramitha Adnan, Ketua Dekranasda Kabupaten Dompu, Hj Eri Aryani H Bambang, Sekda Gowa, H Muchlis, dan Kadisperdastri Gowa, Andi Sura. 

GOWA, RADAR SELATAN.CO.ID– Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gowa, mempromosikan bunga Krisan dan Bosara (Tudung Saji ) kepada pengurus dan anggota Dekranasda Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat saat melakukan kunjungan studi komperatif di Kabupaten Gowa.

Rombongan yang berjumlah 34 orang ini dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Dompu, Hj Eri Aryani H Bambang yang diterima di Baruga Karaeng Pattingalloang Kantor Bupati Gowa Selasa (8/5).

Sekretaris Daerah Kab Gowa, H Muchlis bersama Ketua Dekranasda Gowa,  Priska Paramita Adnan dan Ketua Harian Dekranasda Gowa sekaligus Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Andi Sura Suaib, menerima rombongan tersebut.

Ketua Dekranasda Kabupaten Dompu, Hj Eri Aryani H Bambang yang diterima di Baruga Karaeng, mengatakan bahwa kedatangan mereka ke Gowa karena memiliki kesamaan dengan daerahnya, baik dari segi kebudayaan adat dan tipologi geografis wilayahnya yang kebanyakan adalah wilayah agraris.

“Dompu dan Gowa memiliki banyak kemiripan. Bahkan produk UMKMnya juga hanpir mirip, jika Gowa punya UMKM Markisa, kami memiliki Jus Jagung. Sengaja kami datang kesini untuk melakukan sharing mengenai pariwisata dan produk unggulan lokal UMKM”. Ungkap istri Bupati Dompu ini.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Priska Paramitha Adnan memberikan sambutan dengan mempromosikan Malino dengan bunga krisan dan bosara (tudung saji). Malino sebagai destinasi wisata di Gowa saat ini terus mengupayakan Malino memiliki kalender pariwisata nasional lewat Beautifull Malino.

“Daerah ini terkenal dengan Bunga Krisannya, karena Malino ini adalah salah satu daerah penghasil Bunga Krisan terbaik di Indonesia,” jelasnya.

Priska menjelaskan bahwa Bunga Krisan menjadi salah satu ekspor yang dikirim Gowa ke Jepang.

“Kebun yang dimiliki oleh Ibu Hj Mujidah Kalla bahkan belum mampu memenuhi permintaan dari Jepang sehingga petani-petani kita di Malino juga diajarkan untuk menanam bunga dengan  standarisasi kualitas eksport,” jelasnya.

Selain Bunga Krisan, istri Adnan juga mempromosikan produk kerajinan tangan tutup saji (bosara).

Pada kesempatan yang sama, Sekda Gowa, H Muchlis juga menjelaskan produk lokal yang ada di Gowa dan menargetkan salah satu program prioritas di bidang UMKM.

“Jadi kami memiliki gagasan untuk memajukan perekonomian masyarakat  melalui program  One Village One Product (satu desa satu produk unggulan).” Jelas mantan Kepala Bappedda ini. (*) Hendra.

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!