Tausiyah Ramadan: Sunnah-Sunnah saat Berbuka Puasa – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Tausiyah Ramadan: Sunnah-Sunnah saat Berbuka Puasa

Begitu banyak keterangan dari AlQur’an dan hadist Nabi Muhammad Saw terkait dengan masalah puasa, termasuk di dalamnya adalaj bagaimana etika seorang muslim saat berbuka puasa, di antaranya:

1. Awalilah dengan do’a buka puasa.

Setidaknya ketika akan berbuka, bacalah basmalah. Dan akan lebih bagus lagi, lalu diiringi dengan do’a.

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah-ed.”
Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud)

Dan akan bertambah bagus lagi, kalau sesudah berbuka, bacalah doa setiap selesai makan, sebagaimana yang biasa kita baca setiap hari.

3. Mempercepat berbuka puasa

Mempercepat berbuka di sini bukan berarti berbuka sebelum waktunya. Akan tetapi begitu tiba waktunya langsung berbuka. Jangan sekali-kali ditunda dengan mengerjakan sholat maghrib terlebih dahulu baru berbuka. Sebab yang demikian itu tidak akan menambah pahala. Tapi kalau kita cepat berbuka, kita akan mendapat pahala dari amalan sunah yang kita kerjakan itu. Sebab mempercepat berbuka itu hukumnya sunah.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang artinya:

 

”Manusia itu selalu berada dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka.
(HR Bukhari dan Muslim)
Kemudian ada satu lagi hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Daud yang artinya: “Adalah Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa biji kurma sebelum Sholat.”

Itulah Cara Berbuka Puasa Yang Baik.
IG@ikhwanbahar_ Ketua Dai Muda Bulukumba

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!