Selayar dan Bantaeng Terima Award UHC JKN-KIS 2018 di Istana Negara – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Selayar dan Bantaeng Terima Award UHC JKN-KIS 2018 di Istana Negara

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Dua kabupaten yang menjadi wilayah kerja Kantor BPJS Cabang Bulukumba masing-masing Kabupaten Selayar dan Bantaeng mendapat kehormatan  menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang diserahkan Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu, 23 Mei 2018.

 

 

Kepala BPJS Cabang Bulukumba, Diah Eka Riny menjelaskan bahwa Kabupaten Bantaeng dan Selayar termasuk 92 kabupaten/kota yang diundang ke Istana Negara untuk menerima Award UHC dari Mendagri karena telah lebih dulu mendaftarkan seluruh penduduknya ikut dalam program JKN-KIS pada awal tahun 2018 ini.

 

 

Kata dia, BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba dengan wilayah kerja 4 kabupaten masing-masing Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto dan Selayar saat ini berpenduduk total 1.172.261 jiwa.

 

 

“Saat ini jumlah peserta JKN KIS yang dicakup 984.631 jiwa atau 84 persen dari jumlah penduduk dan pada 1 Januari 2019 mendatang, seluruh penduduk di Indonesia sudah harus menjadi Peserta JKN KIS,”

 

 

Saat ini dua kabupaten telah mencakup lebih dari 95 persen jumlah penduduk sebagai peserta sejak 1 Januari 2018 melalui kerja sama pemerintah kabupaten dengan BPJS Kesehatan.

 

 

“Kegiatan mengundang Kepala Daerah dalam Forum silaturrahmi dengan Peserta JKN KIS bersama Presiden Jokowi di Istana, sekaligus diikuti 92 kepala daerah untuk menghadiri pemberian Award kepada 4 provinsi yang sudah UHC dan penyerahan simbolis kepada perwakilan 4 kabupaten,” katanya.

 

Kemudian masih kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba, setelah dari Istana Negara, acara dilanjutkan di Grand Mercure Hotel untuk penganugerahan Award yang sama kepada 92 kabupaten oleh Mendagri Cahyo Kumolo.

 

 

“Semangat Gotong Royong dari kabupaten yang telah mendahului program UHC pada awal 2018 diharapkan mendorong kabupaten lainnya untuk dapat menjamin seluruh penduduknya, baik miskin dan tidak mampu tanpa terkecuali sebagai peserta JKN KIS,” jelas Diah Eka Riny. (has)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!