Pengedar Sabu dan  Tramadol di Ringkus Sat Res Narkoba Polres Gowa – Radar Selatan

Radar Selatan

Gowa

Pengedar Sabu dan  Tramadol di Ringkus Sat Res Narkoba Polres Gowa

GOWA, RADAR SELATAN.CO.ID –Satuan Reserse Narkoba Polres Gowa kembali meringkus dua pengedar Narkotika jenis Shabu dan 1 pengedar obat keras daftar G jenis Tramadol.

Ketiga pelaku yakni, SHL (27), RML (38), dan ZNL (25). Ketiganya diringkus ditempat yang berbeda.

SHL diringkus setelah kedepatan mengedarkan narkotika jenis shabu di Jl. Andi Tonro, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang didampingi Kasat Res Narkoba Polres Gowa, AKP Maulud saat press conference di Mako Polres Gowa, Sabtu (26/5) menjelaskan, bahwa pelaku SHL membeli narkotika Gol. I jenis shabu sebanyak 0,019 gram seharga Rp. 200 ribu persachet paket sedang narkotika Gol.I jenis shabu.

“Dari tangan pelaku personel berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 11 sachet paket dgn berat kurang lebih 0,019 gram Narkotika Gol I Jenis dan ditemukan  plastik bening berisi shabu di dalam saku celana pelaku,” tuturnya.

Dari pengakuan pelaku SHL dirinya menggunakan shabu untuk menghilangkan rasa lelah saat bekerja. Pelaku kini diamankan di Polres Gowa dan

di jerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.

Sementara itu, RML diringkus setelah mengedarkan narkotika Gol. 1 jenis shabu di Julu Pa’mai, Kecamatan Pallangga.

“RML ini membeli narkotika Gol. I jenis shabu sebanyak 0,040 gram seharga Rp. 700 ribu persachet paket sedang narkotika Gol.I jenis shabu,” lanjut Kapolres Gowa.

Dari tangan pelaku personil berhasil mengamankan barang bukti berupa 11 sachet paket dengan berat kurang lebih 0,040 gram Narkotika Gol I Jenis Shabu siap edar yang ditemukan di dalam plastik bening di dalam rumah kamar pelaku.

Pelaku mengakui menjual shabu untuk menopang ekonomi dalam keluarga. Selanjutnya pelaku akan di jerat dgn pasal 112 ayat (1) UU RI Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.

Sedangkan pelaku ZNL mengedarkan obat keras daftar G jenis tramadol di Desa Kanjilo, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Lanjut Kapolres Gowa, bahwa ZNL ini membeli seharga Rp. 3500/butir dan menjualnya seharga Rp. 5000/butir obat keras daftar G jenis tramadol ini.

“Dari tangan pelaku personil mengamankan barang bukti yakni 530 butir obat-obatan daftar G jenis tramadol yang siap edar,”tuturnya.

Pelaku ZNL ini akan di jerat dgn pasal 196 ayat (1) UU RI No 36Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (*) Hendra

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!