DPRD Minta Andi Ichwan Blak-blakan, Soal Polemik Megaproyek Rp 49 Miliar – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

DPRD Minta Andi Ichwan Blak-blakan, Soal Polemik Megaproyek Rp 49 Miliar

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Polemik anggaran megaproyek irigasi senilai Rp 49 miliar dari Kementerian PUPR terus bergulir. Sembari menunggu pembentukan panitia khusus (pansus), DPRD meminta Andi Ichwan As membeberkan seluruh fakta disertai bukti yang dimiliki terkait dugaan suap dalam megaproyek tersebut.
Sekretaris Komisi C DPRD Bulukumba, H Patundangi Azis mengatakan, polemik anggaran megaproyek di Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) tersebut harus dituntaskan. Selain berkurangnya anggaran sebesar Rp 19 miliar, dugaan suap yang pertama kali dibeberkan oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tersebut juga tidak kalah pentingnya diungkap.
“Kan dari dia (Andi Ichwan As, red) awalnya sehingga persoalan ini terkuak ke publik. Mungkin dia banyak tau soal ini,” tegasnya, Rabu 30 Mei 2018.
Politikus Gerindra ini menjelaskan, pansus sendiri menunggu persetujuan pimpinan DPRD. Pansus menurut Patundangi, akan menjadi instrumen untuk mencari tahu keberadaan anggaran sebesar Rp 19 miliar yang dianggap tak masuk dalam e-pleaning.
“Kan aneh awalnya kan Rp 49 miliar, kita sudah bahas bersama di DPRD, melalui rapat komisi, baggar sampai di paripurnakan. baru dibelakangan kita baru tahu tennyata ada kekurangan. Kita juga sesalkan PSDA tidak jauh hari melaporkan masalah ini ke DPRD. Ini bukan uang sedikit, Rp 19 miliar loh,” jelasnya
Selain itu, H Patudangi juga berharap agar dalam persoalan ini A Ikhwan muncul kepermukaan menjelaskan yang sebenarnnya ke publik sehingga tak menimbulkan salin curiga.
Sementara itu, Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki menjelaskan, pansus akan ditempuh jika seluruh mekanisme terpenuhi sesuai tata tertib DPRD berdasarkan peraturan perundang-undangan. Apalagi DPRD telah melaksanakan tahapan susai tugas dan fungsi legislatif, di antaranya rapat mitra komisi, evaluasi dan monitoring program kegiatan sesuai Perda APBD Tahun 2018 dan DPA.
“Kalau soal Andi Ichwan, saya belum mau bicara ke sana karena DPRD jelas fungsinya. Tentu hasilnya nanti yang menentukan nasibnya,” terangnya.
Terpisah, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali yang dimintai tanggapan mendukung penuh rencana pembentukan pansus di DPRD. “Saya kira itu langkah yang bagus,” singkatnya melalui WhastApp.
Sementara Wakil Bupati, Tomy Satria Yulianto mengaku akan akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran etik Andi Ichwan As sebagai ASN. Menurutnya, bupati telah meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan khusus terhadap Andi Ichwan.
“Hasil pemeriksaan itulah sebagai ketua tim tindak lanjut akan kita laksanakan,” katanya.
Terpisah, Sukma salah satu pejabat di Inspektorat Bulukumba, membenarkan pihaknya telah menerima surat perintah tugas pemeriksaan terhadap Andi Ichwan. “Bukan Irban (Inspektur pembnatu) yang tangani, tapi ada memang tim khusus yang ditugaskan. Intinya masih dalam proses, nanti akan kita infokan lagi hasilnya,” pangkasnya. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!