Bejat, Pria Berumur 50 Tahun Cabuli Empat Orang Anak – Radar Selatan

Radar Selatan

Gowa

Bejat, Pria Berumur 50 Tahun Cabuli Empat Orang Anak

Pelaku pencabulan saat dimintai keterangan oleh Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga.

GOWA, RADAR SELATAN.CO.ID- -Tindakan bejat yang dilakukan oleh SK alias Ukri (50) warga Desa Je’netallasa Kecamatan, Pallangga Kabupaten Gowa, dengan mencabuli empat orang anak akhirnya berhasil diungkap oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gowa.

Keempat korban pencabulan yang juga merupakan warga Desa Je’netallasa, Kecamatan Pallangga, Gowa ini yakni, HI (12), AI (8), NW (8), dan SW (8).

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat menggelar press conference di Mako Polres Gowa, Rabu (6/6) mengatakan, bahwa kasus pencabulan ini berhasil diungkap berdasarkan laporan yang diterimah Unit PPA Satreskrim Polres pada tanggal 4 Juni 2018 dari orang tua salah satu korban yang berusia delapan tahun karena mengalami rasa sakit pada kemaluannya.

“Sang ibu kemudian curiga dengan anaknya yang mengalami rasa sakit, sehingga muncul informasi bahwa anaknya telah dicabuli oleh seorang laki-laki,” katanya.

Berdasarkan pengembangan yang dilakukan oleh Polres Gowa, pelaku SK alias Ukri ini diketahui menumpang dirumah salah satu korban. Dari hasil pengembangan tersebut, pelaku tidak hanya melakukan pencabulan terhadap satu anak, akan tetapi empat orang anak.

Shinto menyebutkan, modus pelaku ini dalam melakukan aksinya dengan cara memijit korban, kemudian memandikannya dan setelah itu barulah korban dicabuli. Dari informasi yang berhasil diperoleh ini, kemudian Unit PPA melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Jadi menurut keterangan dari pelaku, dirinya melakukan pencabulan sejak dua hari ditampung di rumah korban. Bahkan pelaku juga mencabuli anak yang berada disamping rumah korban. Dari pengakuan anak dan pelaku diketahui juga bahwa pelaku ini melakukan pencabulan sebanyak satu kali kepada masing-masing korban,” ungkapnya.

Pelaku yang saat ini sudah diamankan di Polres Gowa bersama dengan barang bukti berupa 4 lembar baju kaos dan 4 lembar celana milik masing-masing anak yang menjadi korban.

Pelaku selajutnya akan dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76e UURI No. 35 Tahun 2004 tentang perubahan atas UURI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Shinto menambahkan, bahwa Polres Gowa akan tetap mendalami kasus ini apakah masih ada korban lain dan sejauh mana pelaku ini melakukan pencabulan terhadap korban.

“Kami akan terus mendalami fakta-fakta yang terjadi, apakah pelaku memang hanya satu kali melalukan pencabulan atau berulang kali kepada anak dan kemungkinan adanya korban lain,” tutupnya. (*) Hendra.

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!