Atlet Pentaque Bulukumba Boyong Medali – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Atlet Pentaque Bulukumba Boyong Medali

Lita Puspita dan Nikita

BULUKUMBA, RADAR SELATAN .CO.ID — Meski belum cukup setahun, namun Kabupaten Bulukumba sudah berhasil mengumpulkan sejumlah medali di cabang olahraga pentaque (petank). Medali tersebut diraih atlet pentaque, Nikita dari berbagai turnamen mulai tingkat provinsi hingga nasional.

Arbitre Pentaque Bulukumba, Lita Puspita kepada RADAR SELATAN mengungkapkan, Nikita telah mengikuti beberapa event olahraga dan berhasil meraih juara. Dia menyebutkan, prestasi yang diraih Nikita yakni juara satu kategori triple women di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas), juara tiga kategori double mic Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bali, juara dua kategori single Liga Ramadan Cup 3 FOPI Sulsel, juara tiga kategori double mix Petanque Open Turnament 2018 di UNM.

“Alhamdulillah ini sebuah prestasi yang cukup membagakan, karena cabang olahraga ini terbilang masih awam di masyarakat. Semoga ini menjadi awal yang baik dan motivasi bagi calon atlet yang lain,” terangnya, Kamis 7 Juni.

Lita mengatakan, saat ini Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Bulukumba tengah mempersiapkan atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulsel 2018 di Kabupaten Pinrang. Bergagai persiapan mulai dilakukan khususnya menyiapkan atlet yang akan berlaga.

“Sebagai arbitre petanque saya akan berusaha semaksimal mungkin agar Bulukumba kembali bisa menorehkan prestasi di Porda Pinrang. Insyaallah kami menargetkan medali emas, mohon dukungan semua pihak,” kata alumni pascasarjana UNM jurusan olahraga ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bulukumba, Andi Asrar Amir mengapresiasi prestasi yang berhasil diraih atlet panteque Bulukumba. Menurutnya, atlet merupakan aset daerah yang patut diberikan penghargaan.

“Untuk proses pembinaan, kami terus melakukan pemantauan dan pembinaan untuk merangsang bagaimana terus giat berlatih. Dan setiap akhir tahun, kami punya program memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah,” teranngya.

Andi Asrar berharap, semoga kedepan muncul atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama baik Bulukumba di bidang olahraga. Pemerintah daerah pun terus berupaya memberikan perhatian serius pada seluruh atlet berprestasi.

Apa itu Petanque?

Dikutip dari tribunjogja.com, petanque atau yang lazim disbut petank adalah suatu bentuk permainan olahraga yang tujuannya melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonet. Kaki pelempar juga harus berada di dalam lingkaran kecil yang sudah ditentukan.

Ada jarak yang ditetapkan, yaitu jarak lemparan dari bola kayu dengan pelempar, antar enam sampai sepuluh meter. Dalam Petanque, terdapat single tim, double tim, triple tim, dan mix tim, dan jenis permainan ini adalah batle tim.

Olahraga Petanque sendiri berasal dari Perancis yang merupakan pengembangan dari permainan Yunani Kuno sekira abad ke-6 SM. Versi modern dari permainan petanque diperkenalkan oleh Jules Boule Lenoir pada tahun 1907 di kota La Ciotat, di Provence, di selatan Perancis.

Di Perancis sendiri olahraga ini sudah ada sejak sekitar tahun 1907-an. Hampir sebagian masyarakat Perancis memainkan olahraga tersebut. Selain di Perancis, berbagai negara bekas jajahan Perancis juga banyak yang memainkan permainan olahraga tersebut.

Petanque pertama kali dipertandingkan di Indonesia pada ajang SEA Games tahun 2011 di Palembang. Di Indonesia terutama Yogya, olahraga ini tergolong baru dan sedang mulai dikembangkan. (sum/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!