Wartawan dan Humas Pemda Gowa Santuni Anak Yatim – Radar Selatan

Radar Selatan

Gowa

Wartawan dan Humas Pemda Gowa Santuni Anak Yatim

Foto bersama antara Wartawan, Humas Pemkab Gowa, dan sejumlah anak-anak panti asuhan.

GOWA, RADAR SELATAN.CO.ID –Momentum bulan suci ramadhan dijadikan oleh ummat Islam sebagai sarana untuk memperoleh pahala sebanyak-banyaknya. Mulai dari berpuasa, melaksanakan shalat, dan bersedakah kepada sesama menjadi amalan yang senantiasa dilakukan.

Berangkat dari hal inilah, sejumlah wartawan dari berbagai media yang posting di Kabupaten Gowa dan Humas Pemkab Gowa menyatuni anak yatim piatu dengan harapan memperoleh pahala dan ridho dari Allah SWT.

Koordinator Wartawan yang posting di Pemkab Gowa, Saribulan mengatakan, bahwa beberapa wartawan dan humas pemkab Gowa bersama-sama memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Panti Asuhan Mustaqima milik Yayasan Arrahmi di Jl Andi Tonro, Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Rabu (6/6/) siang.

“Di panti asuhan ini kami para wartawan dan kru humas menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok berupa beras dan bahan makanan lainnya,” katanya.

Saribulan juga menyebutkan jika bantuan dan tali asih yang diberikan berupa kebutuhan pokok tersebut merupakan hasil patungan para wartawan dan kru humas.

“Apa yang kami berikan hari ini kepada anak panti adalah hasil patungan rekan-rekan wartawan dan staf humas Pemkab Gowa. Dan mudah-mudahan bermanfaat dan bernilai ibadah ,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubag Peliputan Humas Bagian Humas Kerjasama Setkab Gowa, Widiah Restuti mewakili rombongan humas dan wartawan menyerahkan tali asih tersebut kepada Hapisah, pengelola panti asuhan Mustaqima.

“Semoga apa yang kami serahkan ini dapat dinikmati bersama seluruh penghuni panti dan semoga berkah,” kata Widiah.

Ditempat yang sama, Hapisah selaku pengelola PA Mustaqima saat menerima tali asih tersebut menyampaikan terima kasih atas perhatian para wartawan dan staf humas. Menurutnya santunan ini sangat berguna bagi anak-anak asuhnya yang berjumlah 30 orang.

Sebelumnya, PA Mustaqima mengasuh 50-an anak namun sekarang tersisa 30 orang saja dan semuanya disekolahkan mulai dari jenjang SD, SMP, SMA.

“Anak asuh kami berkurang karena sudah ada yang sudah teradopsi dan sudah ada yang mandiri,” pungkasnya. (*) Hendra.

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!