Kampanye di Basis IYL, Tim Perempuan Pejuang NH-Aziz Kembali Diintimidasi – Radar Selatan

Radar Selatan

Pilkada

Kampanye di Basis IYL, Tim Perempuan Pejuang NH-Aziz Kembali Diintimidasi

RADARSELATAN.CO.ID — Tersisa beberapa hari menjelang pencoblosan, tim pemenangan pasangan calon Gubernur-calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar terus mempertahankan kemenangan. Apalagi, pasangan ini baru saja diunggulkan oleh lembaga Index Indonesia dengan elektabilitas tertinggi sebesar 30,1 persen.

Karena itu, tim pemenangan NH-Aziz terus bergerak menggalang kekuatannya di berbagai daerah. Termasuk, Tim Perempuan Pejuang NH-Aziz yang kembali menyisir basis Ichsan Yasin Limpo menjabat bupati selama dua periode, Kabupaten Gowa.

Diketahui, tim yang dinakhodai langsung oleh istri Aziz Qahhar, Sabriati Aziz ternyata tidak selalu menemukan kemudahan dalam menjalani safari politik di Gowa. Bahkan, kata Ummi Aty, sapaannyaa, setiap titik kumpul kerap mendapatkan tekanan dari pemerintah setempat.

Seperti kali ini, Tim Perempuan Pejuang NH-Aziz menjadwalkan sosialisasi program pasangan nasionalis-religius di Dusun Embun, Desa Jene Madinging, Kecamatan Pattallassang. Kabupaten Gowa, Senin (11/6). Oleh Ummi Aty, sedianya agenda tersebut digelar pada pukul 14.00 wita.

“Akhirnya harus tertunda hampir satu jam, karena kepala desa setempat komplain. Pasalnya, Tim TPP dianggap tidak mappatabe ke aparat desa setempat,” bebernya.

Tak hanya itu, isu lain yang diembuskan pihak tidak bertanggung jawab di Desa Jene Madinging, tim NH-Aziz telah membagikan gambar kepada warga setempat. Bahkan, ada pula isu miring bahwa warga telah dijanji uang Rp100 ribu per orangnya. Hal itu akhirnya ditegaskan, bagi-bagi gambar dan uang itu tidak ada.

Namun demikian, terlepas dari intimidasi dan tekanan di Gowa, ratusan warga setempat tetap antusias hadir dalam kesempatan tersebut. Mereka pun solid dan siap memenangkan pasangan NH-Aziz yang digelari duet “lino-akhirat”.

Intimidasi kepada tim NH-Aziz juga pernah terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu, NH hendak mengunjungi kediaman salah satu warga di Kecamatan Pallangga. Namun, pihak warga mendadak membatalkan agenda tersebut. Setelah ditelusuri, camat setempat rupaya mengintimidasi warga tersebut agar tidak menerima kedatangan NH di daerahnya. (rls)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!